(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Morfologi dan Sifat Termal dari Mikrokristalin Selulosa (MCC) Serat Daun Nanas (Ananas Comosus L.)


Limbah daun nanas dari hasil budidaya merupakan sumber serat alami (PALF) yang melimpah, namun pemanfaatannya dalam material berkelanjutan masih terkendala oleh stabilitas termalnya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas termal PALF melalui isolasi dengan serangkaian perlakuan mekanis dan kimia, yaitu hand scraping, alkalisasi, bleaching, dan hidrolisis asam. Karakterisasi dilakukan untuk menganalisis perubahan sifat morfologi dan termal serat. Hasil analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) mengungkapkan bahwa permukaan serat berubah dari struktur bundel menjadi batang individu setelah hidrolisis asam, dengan diameter rata-rata 3.3 µm dan panjang 52.45 µm. Analisis komposisi kimia menunjukkan bahwa hidrolisis asam berhasil meningkatkan kandungan selulosa secara signifikan menjadi 93.65%, seiring dengan penurunan kadar hemiselulosa (1.06%) dan lignin (0.36%). Pada analisis termal, serat yang dihasilkan menunjukkan stabilitas termal yang tinggi dengan suhu dekomposisi mencapai 365.18°C. Secara keseluruhan, hasil penelitian membuktikan bahwa Mikrokristalin Selulosa (MCC) dari serat daun nanas berpotensi sebagai bahan alternatif yang berkelanjutan untuk menggantikan material sintetis, khususnya dalam aplikasi bahan pengisi atau penguat pada biokomposit.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601270067

Keyword
Hand Scraping Hidrolisis Asam Mikrokristalin Selulosa Serat Daun Nanas Stabilitas Termal