(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

DESAIN BATAS AKHIR PENAMBANGAN (ULTIMATE PIT LIMIT) TAMBANG TERBUKA BATUBARA BERDASARKAN BREAK-EVEN STRIPPING RATIO DI BLOK 3 KEBAN PROVINSI SUMATERA SELATAN


View/Open

Author
IRFAN, HELMY ALFAYED

Date Published
27 Jan 2026

Advisor
Hafid Zul Hakim, S.T., M.T.,
Deni Mildan, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Pertambangan

Publisher


Blok 3 Keban di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan merupakan wilayah dengan potensi batubara yang termasuk dalam Formasi Muara Enim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain pit akhir penambangan tambang terbuka batubara berdasarkan nilai Break-Even Stripping Ratio (BESR) serta menganalisis kestabilan lereng highwall pada desain yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan memanfaatkan perangkat lunak Minescape 5.7 untuk perancangan pit dan Slide 6.0 untuk analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop Simplified. Parameter BESR dihitung berdasarkan struktur biaya operasional perusahaan dengan harga jual batubara USD 40/ton, menghasilkan nilai BESR sebesar 4,68 BCM/ton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pit akhir penambangan yang mencakup area seluas 337.908,68 m2 dengan kedalaman pit maksimum 107 m, kemiringan lereng adalah 55˚, tinggi jenjang 10 m, dan lebar jenjang 5 m. Volume batubara tertambang sebesar 6.316.446 ton dengan volume overburden 22.230.336,12 BCM, menghasilkan stripping ratio aktual 3,52 BCM/ton yang lebih rendah dari nilai BESR sehingga layak secara ekonomis. Analisis kestabilan lereng menghasilkan Faktor Keamanan (FK) sebesar 1,340 yang memenuhi kriteria Kepmen ESDM No.1827 Tahun 2018 dengan nilai minimum 1,3 untuk lereng keseluruhan dengan tingkat keparahan menengah hingga tinggi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601260050

Keyword
break-even stripping ratio desain pit limit kestabilan lereng tambang terbuka batubara Formasi Muara Enim