(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS KERUSAKAN MOTOR WESEL TIPE BSG-9 DI STASIUN MANGGARAI


Motor wesel tipe BSG-9 yang digunakan di Stasiun Manggarai berperan penting dalam kelancaran dan keselamatan operasional kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan faktor kerusakan motor wesel BSG-9, mengevaluasi keandalannya melalui pendekatan Reliability dan Availability, serta merumuskan upaya preventif untuk mengurangi gangguan. Data penelitian diperoleh dari catatan gangguan tahun 2021–2023, kuesioner teknisi, serta observasi lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerusakan mekanikal merupakan yang paling dominan (±65%), diikuti oleh kerusakan elektrikal dan lingkungan. Faktor utama penyebab kerusakan meliputi usia motor lebih dari enam tahun, frekuensi penggunaan tinggi (>400 kali per hari), sistem perawatan yang masih reaktif, keterbatasan teknisi, serta pengaruh lingkungan seperti genangan air dan material asing. Analisis reliabilitas menunjukkan nilai MTBF antara 32.508–34.416 jam, dengan tingkat keandalan harian hingga 99,93% namun menurun menjadi 76–78% per tahun. Tingkat ketersediaan (availability) tetap tinggi pada kisaran 90,4–99,1% karena waktu perbaikan (MTTR) relatif singkat. Untuk meningkatkan kinerja, penelitian merekomendasikan penerapan perawatan berbasis kondisi (CBM), penggantian komponen secara terjadwal, peningkatan kapasitas teknisi, serta perlindungan terhadap faktor lingkungan. Dengan strategi ini, diharapkan keandalan dan keselamatan operasional perkeretaapian khususnya di Stasiun Manggarai dapat lebih terjamin.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601230013

Keyword
Motor Wesel BSG-9 Stasiun Manggarai Kerusakan Mekanikal Reliability Availability Perawatan Preventif