Analisis Parameter Atmosfer Saat Terjadi Cold Surges (CS) dan Borneo Vortex (BV) Terhadap Curah Hujan Daerah Indonesia Bagian Barat (Studi Kasus: 7-12 Januari 2021)
Variabilitas curah hujan di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai
fenomena atmosfer, termasuk Monsun Asia, Cold Surge (CS), dan
Borneo Vortex (BV). CS dan BV dapat memperkuat aktivitas
konvektif dan memicu curah hujan ekstrem, terutama di Kalimantan,
Sumatra, dan Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
parameter atmosfer selama kejadian CS dan BV serta menganalisis
dampaknya terhadap curah hujan di Indonesia pada periode 7–12
Januari 2021. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis
dengan data angin meridional dan zonal, pola streamline, kelembapan
spesifik, divergensi angin yang bersumber dari ERA5 (ECMWF
Reanalysis 5th Generation), estimasi curah hujan GSMaP (Global
Satellite Mapping of Precipitation) serta curah hujan observasi dari
Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG). Visualisasi dan analisis
dilakukan menggunakan perangkat lunak GrADS (Grid Analysis and
Display System). Hasil menunjukkan bahwa CS teridentifikasi pada 8–
12 Januari 2021. BV terbentuk sempurna pada 8 Januari dan
berkembang hingga 11 Januari. Intensitas BV meningkat seiring
penguatan CS, yang ditunjukkan oleh rapatnya pola streamline dan
terbentuknya dua sistem vortex pada 11 Januari. Selama periode
tersebut, transportasi kelembapan tinggi (>120 g/kg) terlihat menuju
Kalimantan dan Sumatra barat, diiringi konvergensi angin signifikan
di lapisan 850 mb. Curah hujan tercatat di Sambas (160 mm/hari) dan
Batam (180 mm/hari), sementara hujan sedang hingga lebat tercatat di
Jakarta dan Tangerang. Pola spasial curah hujan memperlihatkan
vi
persebaran curah hujan yang tinggi pada wilayah Kalimantan dan
Sumatera. Keseluruhan hasil menunjukkan bahwa interaksi CS dan
BV berdampak signifikan terhadap peningkatan curah hujan di barat
Indonesia, dengan dampak paling nyata di Kalimantan dan Sumatra
barat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601230009
Keyword
cold surges (cs) borneo vortex (bv) curah hujan konvergensi transpor kelembapan