ANALISIS REKAHAN UNTUK MENENTUKAN KARAKTERISTIK KONEKTIVITAS DAN ORIENTASI REKAHAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE WINDOWSCAN DAN DIGITAL OUTCROP MODEL (DOM) DI SINGKAPAN SUNGAI KALIBAKO KECAMATAN PANJANG UTARA, BANDAR LAMPUNG
Jaringan rekahan memiliki peranan penting dalam kontrol
permeabilitas dan aliran fluida. Konektivitas jaringan rekahan dapat
diukur melalui analisis statistik simpul, khususnya proporsi simpul I, Y,
dan X. Kondisi singkapan batuan berada di tengah sungai dengan
litologi batuan kristalin yang memiliki kuantitas rekahan yang tinggi,
menimbulkan tantangan dalam pengambilan data rekahan batuan.
Penelitian ini dilakukan pada singkapan batuan yang terdiri dari
andesite dan phyllit. Penelitian bertujuan untuk membandingkan hasil
pengukuran orientasi rekahan menggunakan metode windowscan dan
metode Digital Outcrop Model (DOM), menganalisis struktur geologi
yang mengontrol persebaran rekahan pada singkapan, dan menentukan
konektivitas rekahan pada metode windowscan dan DOM. Data
lapangan yang digunakan yaitu data litologi dan data rekahan untuk
mengetahui persebaran litologi dan orientasi rekahan pada empat
singkapan yang berada di sungai Kalibako Kecamatan Panjang Utara,
Kota Bandar Lampung. Penelitian ini mengidentifikasi orientasi
rekahan menggunakan metode DOM dianalisis dengan perangkat lunak
CloudCompare dan divalidasi dengan pengukuran kedudukan rekahan
dengan metode windowscan. Diagram roset yang dihasilkan pada
metode windowscan dan DOM di keempat lokasi penelitian cenderung
menghasilkan pola orientasi yang sama yaitu barat laut-tenggara (BL
TG) dan timur laut-barat daya (TL-BD). Perbedaan yang dihasilkan
pada kedua metode tersebut hanya pada arah orientasi dominan.
Rekahan yang hadir pada lokasi penelitian berkaitan dengan pergerakan
dari sesar geser menganan yang merupakan sesar anthitetic dari sesar
Lampung-Panjang. Nilai konektivitas rekahan didapatkan dari
akumulasi data rekahan I,Y, dan X dengan menggunakan persamaan f
dan pengeplotan dalam diagram segitiga IYX menunjukkan pada
keempat singkapan metode windowscan dan DOM memiliki kesamaan
konektivitas rekahan yang saling terhubung (connected).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601220053
Keyword
Digital Outcrop Model (DOM) Konektivitas Rekahan windowscan