Peningkatan Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Sarana Palang Pintu Studi Kasus JPL 13 Bumi Manti UNILA
Perlintasan sebidang kereta api merupakan salah satu titik kritis
keselamatan lalu lintas yang masih sering mengalami kecelakaan di
Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi
eksisting manajemen operasi dan pemeliharaan sarana palang pintu di JPL
13 Kampung Baru, Bandar Lampung, serta merumuskan upaya
peningkatan berbasis pendekatan manajemen POAC (Planning,
Organizing, Actuating, dan Controlling). Metode yang digunakan
meliputi observasi lapangan, wawancara dengan Dinas Perhubungan dan
KAI, analisis data frekuensi kereta, rekomendasi sistem sensor otomatis,
dan studi kasus kecelakaan tiga tahun terakhir. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sistem eksisting masih sangat bergantung pada
petugas, dengan risiko human error yang tinggi dan keterlambatan
penutupan palang. Rekomendasi peningkatan meliputi perencanaan
pengadaan sensor otomatis berbasis track circuit atau axle counter,
restrukturisasi pembagian tugas petugas menjadi fungsi supervisi,
pelatihan teknologi baru, serta pengawasan berbasis indikator kinerja dan
audit rutin. Implementasi solusi ini diharapkan dapat menurunkan risiko
kecelakaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki tingkat
pelayanan (Level of Service) di sekitar perlintasan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601220011
Keyword
Manajemen operasi palang pintu perlintasan sebidang POAC sensor otomatis