(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Spasial Risiko Bencana Gelombang Ekstrem Dan Abrasi Di Pesisir Provinsi Lampung Menggunakan Sistem Informasi Geografis, Studi Kasus : Kecamatan Katibung, Kecamatan Sidomulyo Dan Kecamatan Kalianda.


Wilayah pesisir Provinsi Lampung, memiliki karakteristik geografis yang langsung berhadapan dengan perairan luas, seperti Samudera Hindia dan Selat Sunda. Salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki garis pantai terpanjang dan rentan terhadap gangguan oseanografi adalah Kabupaten Lampung Selatan. Kabupaten ini memiliki garis pantai sepanjang lebih dari 200 km dan menjadi wilayah ini juga berkembang sebagai kawasan permukiman, perikanan, dan pariwisata. Khususnya Kecamatan Katibung, Sidomulyo, dan Kalianda, menghadapi ancaman signifikan dari gelombang ekstrem dan abrasi akibat lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Selat Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana gelombang ekstrem dan abrasi menggunakan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan merujuk pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2012 dengan mengintegrasikan parameter bahaya (gelombang, arus, bentuk pantai), kerentanan (sosial, fisik, ekonomi, lingkungan), serta kapasitas masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Kalianda memiliki luas wilayah terdampak terbesar, yaitu 478,3 hektar, dengan dominasi kelas risiko sedang sebesar 452,2 hektar. Kecamatan Katibung memiliki luas terdampak 357,9 hektar, dengan sebagian besar wilayah juga berada pada kategori risiko sedang. Sementara itu, Kecamatan Sidomulyo menunjukkan tingkat risiko terendah dengan luas terdampak 112,5 hektar, dan sebagian besar masuk kategori risiko rendah. Secara keseluruhan, meskipun sebagian besar wilayah berada dalam kategori risiko rendah hingga sedang, kerentanan fisik dan sosial menjadi faktor dominan yang memengaruhi tingkat risiko. Pendekatan SIG terbukti efektif dalam menghasilkan peta risiko spasial yang dapat dijadikan dasar perencanaan mitigasi bencana pesisir secara adaptif dan berkelanjutan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601210055

Keyword
Gelombang Ekstrem Abrasi Risiko Bencana Kerentanan Sistem Informasi Geografis