PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING ALAT K3 DAN KEAMANAN (K4) DENGAN METODE MODIFIED WATERFALL (STUDI KASUS: PT PLN NUSANTARA POWER UPDK BANDAR LAMPUNG)
Penggunaan sistem informasi yang terintegrasi dalam pengolahan data dan informasi di suatu perusahaan atau instansi dapat mempermudah proses kerja dan meningkatkan efisiensi operasional. PT PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung, khususnya Divisi K3 dan Keamanan, menghadapi tantangan dalam pengelolaan serta pemantauan kesiapan alat K3 dan Keamanan yang selama ini masih dilakukan secara manual. Proses tersebut dinilai kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi monitoring alat K3 dan Keamanan dengan menggunakan metode Modified Waterfall. Tahapan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Blackbox Testing dan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh 22 skenario fungsional utama berjalan dengan baik. Sementara itu, pengujian UEQ yang melibatkan 15 responden dengan 26 pertanyaan menghasilkan nilai rata-rata sebagai berikut: daya tarik sebesar 2,02 (baik sekali), kejelasan 1,48 (di atas rata-rata), efisiensi 1,93 (baik sekali), ketepatan 1,95 (baik sekali), stimulasi 1,83 (baik sekali), dan kebaruan 0,92 (di bawah rata-rata).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601210026
Keyword
Monitoring Modified Waterfall Sistem Informasi BlackboxTesting User Experience Questionnaire (UEQ)