(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perancangan Pusat Pemulihan Trauma Psikologis Perempuan Pasca Kekerasan


Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Lampung menunjukkan kesenjangan antara jumlah korban dan ketersediaan layanan pemulihan psikologis yang memadai. Berdasarkan data SIMFONI-PPA tahun 2024, hanya sebagian kecil korban yang memperoleh layanan pemulihan, sehingga menegaskan urgensi penyediaan fasilitas khusus yang mampu merespons kebutuhan penyintas secara holistik. Tugas akhir ini bertujuan merancang Pusat Pemulihan Trauma Psikologis Perempuan Pasca Kekerasan sebagai respons arsitektural terhadap isu tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan ini berlandaskan konsep Trauma-Informed Care (TIC) dan Trauma-Informed Design (TID), yang menekankan keselamatan, kenyamanan, pilihan, komunitas, serta pemberdayaan penyintas. Metode perancangan dilakukan melalui kajian literatur multidisipliner, studi preseden bangunan sejenis, analisis kebutuhan fungsi layanan residensial dan klinis, serta analisis tapak yang mencakup aspek fisik, lingkungan, regulasi, dan kultural. Prinsip-prinsip TID diterjemahkan ke dalam strategi spasial berupa hierarki privasi, pengaturan zonasi yang jelas, integrasi ruang hijau, penciptaan pengalaman sensorik yang menenangkan, serta penyediaan ruang komunitas yang aman dan suportif. Hasil perancangan berupa fasilitas pemulihan dengan fungsi residensial dan klinis yang terintegrasi, berorientasi pada taman terpusat sebagai elemen penyembuhan non-klinis, serta memprioritaskan privasi dan keamanan pengguna. Rancangan ini diharapkan mampu mendukung proses pemulihan trauma secara berkelanjutan, meminimalkan risiko re-traumatisasi, dan berkontribusi sebagai model arsitektur berorientasi penyintas dalam penanganan isu kekerasan terhadap perempuan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601200081

Keyword
kekerasan kekerasan seksual kekerasan fisik kekerasan psikis trauma pemulihan recovery trauma informed design trauma informed care kekerasan pada perempuan trauma recovery center