EKSTRAKSI BIJIH EMAS ASAL PESAWARAN MENGGUNAKAN ALKALINE GLYCINE
Penggunaan sianida dan merkuri dalam pelindian emas menimbulkan risiko lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini mengkaji pelindian bijih emas asal Pesawaran menggunakan glisin alkali dengan hidrogen peroksida (H₂O₂) sebagai oksidator. Karakterisasi bijih dilakukan menggunakan XRD, XRF, dan AAS, yang menunjukkan bahwa sampel merupakan bijih emas oksida dengan kadar rata-rata 2,35 ppm. Proses pelindian dilakukan pada pH 11 dan suhu 60 °C dengan variasi waktu pelindian, persen padatan, dan konsentrasi glisin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pelindian 12 jam, persen padatan 20%, dan konsentrasi glisin 1 M merupakan kondisi optimum dengan persen ekstraksi emas mencapai 84%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem glisin–H₂O₂ berpotensi sebagai alternatif pelindian emas yang efektif dan ramah lingkungan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601200020
Keyword
emas, ekstraksi, glisin, hidrogen peroksida