Peramalan Jumlah Penumpang Kapal Feri Rute Pelabuhan Bakauheni-Merak Menggunakan Metode Double Moving Average
Pelabuhan Bakauheni menghadapi tantangan akibat fluktuasi jumlah penumpang yang signifikan. Penelitian ini bertujuan membangun sistem peramalan menggunakan metode Double Moving Average (DMA) pada data penumpang kapal feri rute Bakauheni-Merak periode Januari 2021 hingga Desember 2024 (48 observasi). Melalui pengujian sistematis terhadap ordo k=2 hingga k=23, evaluasi akurasi model menunjukkan dinamika yang terbagi dalam tiga fase utama. Fase pertama (k=2 hingga k=14) ditandai dengan penurunan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang konsisten (rata-rata penurunan 2,82 poin persentase), di mana ordo rendah cenderung menghasilkan prediksi irasional (negatif) akibat tingginya sensivitas terhadap noise. Stabilitas tercapai pada ordo k=14 sebagai model optimal dengan MAPE terendah sebesar 28,97%. Fase kedua (k=15 hingga k=17) dan ketiga (k ≥ 18) menunjukkan peningkatan error akibat fenomena oversmoothing dan terbatasnya periode evaluasi (tersisa 2 periode pada k=23), yang menyebabkan hilangnya sensitivitas model terhadap tren terkini. Model optimal k=14 memproyeksikan jumlah penumpang stabil pada kisaran 50,27--50,43 ribu untuk periode Januari-Maret 2025. Meskipun stabil, model memiliki keterbatasan dalam merespons lonjakan ekstrem (>100 ribu), menjadikannya lebih relevan untuk perencanaan jangka menengah dibanding antisipasi lonjakan sesaat. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan metode musiman seperti SARIMA atau Holt-Winters serta integrasi variabel eksogen untuk meningkatkan akurasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601200012
Keyword
Double Moving Average Peramalan Penumpang Kapal Feri MAPE Time Series