KAJIAN OPTIMALISASI PERJALANAN LIGHT RAIL TRANSIT (LRT) PALEMBANG: STASIUN BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II
Pertumbuhan jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) dan Light Rail Transit (LRT) Palembang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama setelah dibukanya kembali rute penerbangan internasional. Namun demikian, keterbatasan jadwal operasional LRT yang tidak mencakup gelombang penerbangan dini hari dan malam menimbulkan celah layanan (service gap) yang berdampak pada konektivitas dan kenyamanan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi peningkatan pengguna LRT, mengevaluasi kesesuaian jadwal layanan LRT terhadap jadwal penerbangan, serta menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat penumpang dalam menggunakan LRT sebagai moda transportasi ke dan dari bandara. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan wawancara, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier sederhana dan moving average untuk perkiraan jumlah penumpang, metode SERVQUAL untuk mengevaluasi kualitas layanan, serta analisis modal share dan mode shift untuk mengidentifikasi potensi perpindahan moda transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi peningkatan jumlah pengguna LRT yang signifikan seiring meningkatnya jumlah penumpang pesawat, namun keterbatasan jadwal operasional LRT saat ini belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan konektivitas bandara. Oleh karena itu, disarankan adanya penyesuaian frekuensi dan perpanjangan jam operasional LRT guna meningkatkan efisiensi layanan dan integrasi antar moda transportasi publik di Palembang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601200003
Keyword
LRT Palembang, Bandara SMB II, jadwal operasional,