Proyeksi Spasial Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Lampung Menggunakan Skenario Iklim SSP5-8.5 dengan Pendekatan Ecological Niche Modelling
Proyeksi spasial bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilakukan untuk memproyeksikan potensi bahaya Karhutla di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan Ecological Niche Modelling berbasis algoritma machine learning yaitu Support Vector Machine (SVM), Random Forest (RF), Maximum Entrophy (MaxEnt), Generalized Linear Model (GLM), dan Boosted Regression Trees (BRT). Penelitian ini menggunakan dua skenario iklim yaitu baseline dan SSP5–8.5 (2081-2100) serta menggunakan dua metrik akurasi yaitu Receiver Operating Characteristic–Area Under Curve (ROC-AUC) dan True Skill Statistic (TSS). Hasil penelitian diperoleh model ensemble mendapat nilai akurasi tertinggi berdasarkan kedua skenario iklim yaitu ROC-AUC 0.97 dan TSS 0.87 (skenario baseline) dan ROC-AUC 0.98 dan TSS 0.89 (skenario SSP5-8.5). Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Tulang Bawang menjadi wilayah dengan tingkat bahaya Karhutla tertinggi dengan probabilitas bahaya masing-masing yaitu 359,193 ha (93,03%), 306,869 ha (67,30%), dan 203,831 ha (65,41%) dari total luas masing-masing wilayah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601190004
Keyword
kebakaran hutan dan lahan, pemodelan relung ekolog