(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Keanekaragaman Jenis Burung Berdasarkan Ketinggian di Gunung Rajabasa, Lampung


Gunung Rajabasa merupakan salah satu kawasan hutan lindung yang memiliki potensi keanekaragaman hayati tinggi, khususnya pada kelompok burung yang berperan sebagai bioindikator lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi jenis burung berdasarkan ketinggian, menganalisis pengaruh ketinggian terhadap keanekaragaman burung, serta mengevaluasi keterkaitan antara struktur vegetasi, suhu, dan habitat terhadap keberadaan burung. Penelitian dilaksanakan pada empat zona ketinggian (500, 700, 900, dan 1100 mdpl) menggunakan metode point count untuk pengamatan burung dan plot zig-zag untuk analisis vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 32 jenis burung dari 19 famili dengan total 391 individu. Indeks keanekaragaman tertinggi diperoleh pada ketinggian 1100 mdpl (H’ = 2,40), sedangkan jumlah individu tertinggi tercatat pada ketinggian 500 mdpl. Tingginya keanekaragaman pada elevasi tinggi dikarenakan jenis yang lebih merata pada ketinggian 1100 mdpl. Analisis Canonical Correspondence Analysis (CCA) menunjukkan bahwa faktor suhu, kerapatan tajuk, dan komposisi vegetasi memiliki hubungan erat terhadap distribusi jenis burung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan habitat burung di kawasan Gunung Rajabasa.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601150080

Keyword
Keanekaragaman Burung Gradien Ketinggian Gunung Rajabasa Bioindikator Burung