ANALISIS SPASIAL TERHADAP RISIKO BENCANA TSUNAMI DI PESISIR LAMPUNG BARAT
(Studi Kasus Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Pesisir Tengah, dan Kecamatan Waykrui)
Indonesia adalah negara kepulauan memiliki tinkat kerawanan bencana yang sangat tinggi, khususnya di wilayah pesisir. Salah satu ancaman utama adalah tsunami yang dapat dipicu oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, atau peristiwa bencana. Gelombang tsunami memiliki kecepatan tinggi di laut dalam dan meningkat ketinggiannya saat memasuki perairan dangkal, sehingga menimbulkan dampak destruktif di kawasan pesisir. Provinsi Lampung, terutama Kabupaten Pesisir Barat yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan berada di daerah subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia, memiliki potensi tsunami yang signifikan. Riwayat kejadian tsunami akibat letusan Gunung Krakatau tahun 1883 dan longsoran Gunung Anak Krakatau tahun 2018 menunjukkan tingginya risiko bencana di wilayah ini. Dampak tsunami dapat menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian ekonomi, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang terencana dan berbasis penelitian. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tsunami serta menyusun peta indeks risiko tsunami di Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Pesisir Tengah, dan Kecamatan Waykrui sebagai dasar perencanaan mitigasi untuk mengurangi risiko dan meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir di Provinsi Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601150079
Keyword
Kerentanan Tsunami Risiko Bahaya