STUDI EKSPERIMEN PERBANDINGAN INCLINED-BLADE DAN TUBERCLE INCLINED-BLADE TERHADAP PERFORMA TURBIN VERTIKAL ARUS LAUT BERKECEPATAN RENDAH
Energi arus air sebagai sumber energi terbarukan memiliki potensi besar di Indonesia, khususnya di wilayah pesisir berarus rendah. Pemanfaatan potensi energi arus air berkecepatan rendah dapat dilakukan menggunakan turbin arus laut vertikal yang dapat menangkap arus dari berbagai arah. Namun, turbin vertikal tipe straight-blade memiliki kemampuan self-starting yang rendah, sehingga dikembangkan desain Inclined-Blade dan Tubercle Inclined-Blade untuk meningkatkan self-starting dan efisiensi turbin pada kondisi arus rendah. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa turbin arus laut vertikal tipe Inclined-Blade dan Tubercle Inclined-Blade pada kondisi arus rendah. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan mini water tunnel dengan variasi kecepatan arus 0,02–0,28 m/s. Parameter yang dianalisis meliputi kemampuan self-starting, torsi, dan efisiensi turbin pada beberapa tingkat pengereman. Hasil menunjukkan bahwa turbin Tubercle Inclined-Blade memiliki kemampuan self-starting lebih baik, mampu berputar pada kecepatan arus 0,04 m/s, sedangkan Inclined-Blade baru mulai pada 0,09 m/s. Turbin Tubercle Inclined-Blade juga menghasilkan torsi lebih stabil dengan TRF minimum 0,0005 N·m dan Cp maksimum 0,094, lebih tinggi dibandingkan Inclined-Blade sebesar 0,029. Desain tubercle terbukti efektif meningkatkan efisiensi dan stabilitas turbin pada arus rendah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601140031
Keyword
Turbin Arus Laut Inclined-blade Tubercle Inclined-blade Self-starting Marine Current Turbin