PENGEMBANGAN DETEKSI POSISI JATUH PADA LANSIA
MENGGUNAKAN GRAPH CONVOLUTIONAL NETWORK
BERBASIS POSE LANDMARK
Kejadian jatuh pada lansia merupakan masalah serius yang memerlukan
perhatian khusus dalam upaya pencegahan cedera. Menurut WHO, sekitar
37,3 juta kejadian jatuh memerlukan perhatian medis dan sekitar 684.000
kematian di seluruh dunia diakibatkan oleh jatuh. Ditambah lagi, Lansia di
panti jompo memiliki risiko jatuh lebih tinggi dibanding lansia yang tinggal
di rumah, dengan kejadian 30–50% per tahun dan sekitar 40% mengalami
jatuh berulang. Permasalahan ini membutuhkan sistem berbasis model deteksi
posisi jatuh yang cepat dan akurat, serta dapat bekerja 24 jam, terutama
pada area yang tidak selalu diawasi untuk meningkatkan kualitas hidup
lansia. Penelitian sebelumnya mengembangkan model deteksi jatuh berbasis
visi dengan CNN dan LSTM, namun terdapat kelemahan pada kebutuhan
daya komputasi yang tinggi untuk pengolahan citra. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan Model deteksi berbasis Graph Convolutional Network
(GCN) menggunakan data pose landmark yang secara teknik lebih ringan
dari citra. Pada penelitian ini, telah dilakukan pengembangan model GCN
dengan dua konfigurasi hyperparameter, konfigurasi default dan konfigurasi
hasil studi ablasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi studi
ablasi menghasilkan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan dengan
konfigurasi default. Secara keseluruhan (rerata), accuracy meningkat sebanyak
0,018, precision sebanyak 0,024, F1-score sebesar 0,049 dan peningkatan
terbesar terlihat pada recall, sebesar 0,093. Hasil ini mengindikasikan
bahwa konfigurasi studi ablasi dapat meningkatkan kinerja model GCN dalam
mendeteksi kejadian jatuh pada lansia, yang memiliki potensi aplikasi yang
besar dalam pengembangan sistem pemantauan kesehatan lansia yang berfokus
pada jatuh dan tidak jatuh di masa depan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601140011
Keyword
Lansia Jatuh Deep Learning Graph Convolutional Network Mediapipe Pose Landmark Studi Ablasi