Analisis Jalur Evakuasi Bencana Tsunami Menggunakan Metode Network Analysis Di Kota Bengkulu
Kota Bengkulu memiliki risiko tinggi terhadap tsunami sehingga diperlukan perencanaan jalur evakuasi yang efektif dan berbasis data. Penelitian ini mengintegrasikan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengidentifikasi desa paling rentan dan Network Analysis untuk menentukan jalur evakuasi tercepat menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES). DEA menilai kerentanan berdasarkan kepadatan penduduk, jarak dari pantai, elevasi, serta ketersediaan fasilitas kesehatan dan bangunan evakuasi vertikal. Hasil analisis menunjukkan banyak desa berada pada kategori kerentanan tinggi, terutama wilayah padat ber-elevasi rendah seperti Sumur Meleleh, Malabero, dan Pasar Bengkulu. Hasil Network Analysis menunjukkan estimasi waktu tempuh evakuasi berkisar antara 7 hingga 30 menit, yang terverifikasi aman karena berada di bawah batas kritis estimasi kedatangan tsunami yaitu 33-35 menit. Evaluasi shelter menunjukkan seluruh TES memenuhi standar ketinggian yang dipersyaratkan, termasuk TES Teluk Sepang yang meski berada pada elevasi rendah tetap aman karena merupakan bangunan evakuasi vertikal tiga lantai. Penelitian ini menghasilkan peta jalur evakuasi prioritas serta rekomendasi teknis peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas pejalan kaki untuk memperkuat mitigasi tsunami di Kota Bengkulu.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601130019
Keyword
Jalur Evakuasi Data Envelopment Analysis Network Analysis Kota Bengkulu