Deteksi dan Klasifikasi Lokasi Megathrust Di Indonesia
Berdasarkan Post X dengan Menggunakan Metode Named
Entity Recognition dan Naive Bayes
Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif, yaitu
lempeng Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia yang menyebabkan
Indonesia menjadi sangat rawan terjadi megathrust. Informasi
terkait lokasi megathrust banyak tersebar dalam bentuk teks dan
pembahasan ini banyak tersebar di sosial media salah satunya X,
namun informasinya belum terstruktur dengan baik dan sulit
diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
mendeteksi dan mengklasifikasi informasi lokasi mengenai
megathrust sehingga harapannya akan menghasilkan gambaran
lebih jelas mengenai lokasi yang dianggap beresiko tinggi
terdampak megathrust dengan menggunakan metode Named Entity
Recognition dan Naive Bayes. Hasil evaluasi model menunjukkan
bahwa kombinasi random over sampling + unigram memiliki
akurasi terbaik, yaitu 90%, serta nilai f1-score tertinggi pada kelas
Kalimantan (100%) dan Sulawesi (95%).
Meskipun dalam
kombinasi random under sampling + unigram pada kelas
Kalimantan f1-score sangat rendah, yaitu 0.07% yang artinya model
banyak melakukan kesalahan dalam prediksi. Secara keseluruhan,
penerapan NER dan BNB efektif dalam proses deteksi dan
klasifikasi lokasi megathrust di Indonesia berdasarkan post X.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601130014
Keyword
Named Entity Recognition Bernoulli Naive Bayes Megathrust Klasifikasi