Pemanfaatan Limbah Slag Welding Sebagai Agregat Halus
Dalam Pembuatan Beton
View/Open
Author
Date Published
30 Nov -0001
Advisor
Subject
Teknik Lingkungan
Publisher
Beton merupakan suatu bahan material kontruksi hasil dari campuran semen, ageregat halus, agregat kasar, air dan terkadang dengan satu atau lebih bahan tambahan untuk menghasilkan beton dengan karakteristik tertentu. Pengganti agregat halus dalam pembuatan beton ini menggunakan limbah slag welding dari pada PT. South East Asia Pipe Industries Lampung. Limbah slag welding mengandung konsentrasi logam berat seperti nikel, tembaga, dan seng yang apabila konsentrasi logam berat yang berlebihan dapat bersifat toksik bagi mikroorganisme di tanah dan dapat merusak kualitas dan kesuburan tanah secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesusain mutu serta nilai kuat tekan dan pengaruh variasi komposisi slag welding sebagai pengganti agregat halus dalam pembuatan beton. Variasi slag welding sebagai pengganti agregat halus dalam pembuatan beton yang diganakan dalam penelitian ini adalah 0%, 10%, 20%, dan 30%. Komposisi massa beton diperoleh dari hasil perhitungan mix design beton berdasarkan SNI 03-2834-2000. Hasil rata-rata uji kuat tekan beton menunjukan beton dengan variasi normal 0% tanpa menggunakan limbah slag welding menghasilkan kuat tekan beton 22,16 Mpa, variasi 10% sebesar 22, 09 Mpa, variasi 20% sebesar 22,13 Mpa dan variasi 30% sebesar 19,67Mpa. Variasi penambahan 10
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601130006
Keyword
Beton, Limbah Slag Welding, Agregat halus, SNI 03-