STUDI POTENSI TSUNAMI AKIBAT GEMPA MEGATHRUST DI INDONESIA (STUDI KASUS : KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI)
Indonesia merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi akibat pertemuan Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik, sehingga berpotensi mengalami gempa megathrust yang dapat memicu tsunami besar. Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerentanan tsunami yang tinggi karena berada di depan zona megathrust Sumatra. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi tinggi maksimum dan waktu tiba tsunami akibat gempa megathrust di Kepulauan Mentawai. Metode yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda untuk mengkaji pengaruh magnitudo dan kedalaman gempa terhadap tinggi tsunami, serta pemodelan numerik penjalaran tsunami menggunakan COMCOT v1.7. Data yang digunakan mencakup data historis gempa dan tsunami, batimetri, topografi, serta parameter sumber gempa. Hasil analisis menunjukkan bahwa magnitudo gempa berpengaruh positif dan signifikan terhadap tinggi tsunami, sedangkan kedalaman gempa berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dengan nilai R² sebesar 0,205. Pemodelan COMCOT v1.7 menunjukkan tinggi maksimum tsunami mencapai 44 meter, dengan waktu tiba di wilayah pesisir Mentawai pada menit ke-276 setelah gempa. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Kepulauan Mentawai memiliki potensi tsunami yang sangat tinggi dan memerlukan upaya mitigasi serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pesisir.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601090014
Keyword
COMCOT v1.7 Gempa Megathrust Mentawai Regresi Linier Tsunami