(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Geologi Dan Petrogenesis Granodiorit Daerah Baru Ranji Dan Sekitarnya, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung


View/Open

Author
Irgi, Daffa Ramadhan

Date Published
12 Jan 2026

Advisor
Zaki Hilman, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Daerah Baru Ranji dan sekitarnya memiliki potensi geologi dari aktivitas tektonik dan magmatik berupa kehadiran batuan granodiorit yang mengintrusi batuan metamorf serta persebaran batuan metamorf yang luas. Keterbentukan formasi metamorf dan granodiorit memiliki kaitan dengan peristiwa subduksi dan kolisi pada Pulau Sumatra yang menghasilkan batuan beku intrusif dan batuan metamorf. Adapun tujuan penelitian adalah menentukan satuan geomorfologi, sebaran litologi, struktur geologi, mengidentifikasi petrogenesis granodiorit, dan merekontruksi sejarah geologi. Metode penelitian yang digunakan adalah pengambilan data litologi, analisis geomorfologi, analisis struktur geologi, dan analisis petrografi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat satuan geomorfologi berupa Satuan Perbukitan Struktural (S2) dan Satuan Perbukitan Memanjang Struktural (S1), stratigrafi berupa Satuan Sekis Epidot-Klorit, Satuan Granodiorit, dan Satuan Tuf Kristal, struktur geologi, yaitu Sesar Mendatar Sinistral Way Kilat dan Sesar Normal Way Kilat. Studi petrogenesis menggunakan analisis petrografi dengan hasil berupa kelimpahan mineral kuarsa, plagioklas, dan k-feldspar lebih besar dibanding dengan mineral hornblenda dan biotit, Satuan Granodiorit memiliki komposisi magma bersifat felsik. Tekstur dan struktur khusus batuan yang terdapat pada batuan, yaitu sieve, zoning, myrmekit, grafik, perthite, dan poikilitik. Jenis plagioklas berada pada rentang Andesin-Labradorit. Hasil evolusi magma yang berlangsung adalah fraksionasi kristal dan magma mixing. Sejarah geologi pada daerah penelitian terbagi menjadi 3 periode, yaitu Periode Paleozoikum, Satuan Sekis Epidot-Klorit terbentuk akibat subduksi lempeng samudra dan benua. Periode Mesozoikum dengan keterbentukan Satuan Granodiorit pada Zaman Kapur Awal-Tengah. Pada Zaman Kapur Akhir terjadi kolisi yang menyebabkan pengangkatan Satuan Granodiorit dan Satuan Sekis Epidot-Klorit ke permukaan, setelah tersingkap di permukaan terdapat indikasi sesar akibat dari kolisi berupa Sesar Mendatar Sinistral Way Kilat dan Sesar Normal Way Kilat. Pada Periode Kenozoikum dengan keterbentukan Satuan Tuf Kristal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601090012

Keyword
Evolusi magma petrogenesis analisis petrografi granodiorit Baru Ranji