ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK METANOL dari KULIT BATANG JACARANDA (Jacaranda mimosifolia D.Don.) DAN UJI AKTIVITAS ANTI
Tingginya prevalensi kanker paru-paru mendorong pentingnya penelitian untuk menemukan senyawa bioaktif sebagai pengobatan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa metabolit sekunder dari kulit batang Jacaranda mimosifolia D.Don. serta mengevaluasi aktivitas antikanker paru-paru secara in silico. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi maserasi dengan pelarut metanol untuk ekstraksi senyawa, diikuti dengan fraksinasi menggunakan KCV, KKG dan KLT, karakterisasi menggunakan NMR dan menganalisis aktivitas antikanker paru-paru secara in silico. Berdasarkan hasil uji fitokimia ekstrak kulit batang Jacaranda mimosifolia D.Don. positif mengandung senyawa tanin, saponin, flavonoid, fenolik dan terpenoid. Senyawa tersebut dianalisis secara spektroskopi menggunakan spektrometer 1H-NMR dan 13C-NMR. Berdasarkan analisis data 1H-NMR, 13C-NMR dan perbandingan dengan literatur yang telah dilaporkan maka senyawa tersebut diduga golongan senyawa terpenoid yaitu senyawa Lupeol (C30H50O). Kemudian studi in silico dilakukan untuk memahami interaksi molekuler yang terjadi antara senyawa Lupeol dan target protein TP53 yang terlibat dalam patogenesis kanker paru-paru diperoleh nilai ΔG senyawa Lupeol adalah -9,19 kkal/mol, sedangkan diperoleh nilai ΔG dari native ligand protein TP53 adalah -9,15 kkal/mol. Hasil menunjukkan bahwa Lupeol memiliki kemampuan yang lebih kuat dibandingkan native ligand (DO0) untuk menghambat protein penyebab kanker.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601090010
Keyword