Analisis Penyebab Kegagalan/Patahan Pegas Ulir pada Bogie Tipe WZ24 dengan Menggunakan Metode Fraktografi : Studi Kasus UPT Balai Yasa Lahat Unit Rejosari
Pegas ulir inner merupakan komponen penting sistem suspensi bogie WZ24 yang meredam beban dinamis pada gerbong terbuka angkutan batu bara. Dalam operasi ditemukan kegagalan berulang berupa patahnya pegas inner yang berpotensi menurunkan kinerja suspensi dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi mekanisme dan faktor penyebab kegagalan menggunakan pendekatan forensik material, meliputi fraktografi, uji komposisi kimia, kekerasan Vickers, serta perhitungan momen puntir dan tegangan geser. Hasil fraktografi menunjukkan patah lelah dengan crack initiation, beachmark, dan striation, dengan lebar daerah fatigue sekitar 2 cm. Komposisi material teridentifikasi sebagai baja 60Si2CrVAT dengan Fe 95,70%, Si 1,708%, Cr 0,886%, C 0,564%, dan Mn 0,620% yang berada di bawah batas minimum DIN 17221 sebesar 0,70%. Nilai kekerasan rata rata 467,75 HV (tidak patah) dan 482,60 HV (patah) masih dalam spesifikasi 420–490 HV, dengan momen puntir 424,35Nm dan tegangan geser 917,51–961,55 MPa yang melampaui batas standar material standarisasi tegangan geser 596,527MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa kegagalan pegas dipicu oleh beban dinamis berulang yang berlebih, konsentrasi tegangan tinggi, dan penurunan ketahanan lelah material.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601060008
Keyword
pegas ulir bogie WZ24 patah lelah fraktografi kekerasan Vickers forensik material