(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

FORMULASI KRIM TABIR SURYA BERBAHAN AKTIF SENYAWA C-SINAMALKALIKS[4]RESORSINARENA (CSKR) SERTA UJI AKTIVITASNYA SECARA IN VIVO MENGGUNAKAN MENCIT (Mus musculus)


View/Open

Author
AGNES, MONICA MANURUNG

Date Published
07 Jan 2026

Advisor
Indarto, S.Si., M.Sc.,
Dr. Hawa Purnama Celala Ary Cane, S.Si.,

Subject
Kimia

Publisher


Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari secara berlebih dapat memicu berbagai gangguan kulit seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, bahkan kanker kulit. Maka, penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa krim tabir surya yang mengandung senyawa aktif. Salah satu senyawa aktif yang berpotensi menyerap sinar ultraviolet (UV) yaitu senyawa C-Sinamalkaliks[4]resorsinarena (CSKR), yang diperoleh melalui sintesis senyawa sinamaldehida sebanyak 7,92 gram dan resorsinol sebanyak 6,6 gram, dengan HCl sebagai katalis asam menggunakan metode refluks. Sintesis senyawa CSKR menghasilkan persen rendemen sebesar 86,89%. Hasil sintesis didukung oleh spektrum FTIR yang mengonfirmasi hilangnya gugus karbonil (C=O) dari sinamaldehida. Senyawa CSKR diformulasikan ke dalam krim tabir surya dengan variasi konsentrasi 0% (F0), 0,01% (F1), dan 1% (F2), dan diuji meliputi evaluasi sifat fisik, stabilitas, serta uji secara in vivo pada mencit. Hasil menunjukkan F2 memiliki nilai SPF tertinggi yaitu 22,19 ± 0,30 (proteksi ultra), dan mampu menurunkan eritema pada mencit. Maka, CSKR berpotensi sebagai alternatif tabir surya berbasis senyawa organik.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601060005

Keyword
sinar UV C-Sinamalkaliks[4]resorsinarena krim tabir surya SPF in vivo