PERENCANAAN AREA JARINGAN 5G NON STAND ALONE DI
KELURAHAN GEDONG MENENG MENGGUNAKAN METODE
SU-MIMO DAN MU-MIMO
Penggunaan internet di Indonesia terus mengalami peningkatan
seiring dengan bertambahnya kebutuhan layanan internet. Maka dari
itu, perlu adanya peningkatan jaringan di daerah yang padat pengguna
internet. Sebagai salah satu daerah urban yang padat pengguna internet,
Kelurahan Gedong Meneng menjadi bagian dari peningkatan
kebutuhan tersebut. Teknologi 5G mampu menawarkan kecepatan
transfer data yang tinggi dengan kapasitas jaringan yang besar. Oleh
karena itu, perencanaan jaringan 5G Non Stand Alone dapat mendukung
kualitas layanan internet di daerah tersebut. Perencanaan jaringan
dilakukan dengan dua metode yaitu SU-MIMO dan MU-MIMO dengan
pendekatan Coverage Planning dan Capacity Planning dan
menggunakan frekuensi 1800 MHz. Simulasi dilakukan dengan
parameter SS-RSRP, SS-SINR dan Data Rate. Hasil simulasi
menunjukkan bahwa pada Coverage Planning untuk parameter SS-
RSRP metode SU-MIMO maupun MU-MIMO yaitu sebesar -73,18
dBm, kemudian untuk parameter SS-SINR metode SU-MIMO yaitu
35,26 dB dan metode MU-MIMO yaitu 44,29 dB, lalu untuk parameter
Data Rate metode SU-MIMO yaitu 51,2 Mbps dan metode MU-MIMO
yaitu 348,45 Mbps. Sedangkan untuk Capacity Planning untuk
parameter SS-RSRP metode SU-MIMO maupun MU-MIMO yaitu
sebesar -62,75 dBm, kemudian untuk parameter SS-SINR metode SU-
MIMO yaitu 18,57 dB dan metode MU-MIMO yaitu 27,53 dB, lalu
untuk parameter Data Rate metode SU-MIMO yaitu 32,31 Mbps dan
metode MU-MIMO yaitu 279,1 Mbps. Hasil ini menandakan metode
MU-MIMO memberikan keunggulan dari setiap parameter, sehingga
lebih layak diterapkan dalam perencanaan 5G.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601050008
Keyword
Coverage Capacity 5G NSA SU-MIMO MU-MIMO