(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERENCANAAN AREA JARINGAN 5G NON STAND ALONE DI KELURAHAN GEDONG MENENG MENGGUNAKAN METODE SU-MIMO DAN MU-MIMO


Penggunaan internet di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya kebutuhan layanan internet. Maka dari itu, perlu adanya peningkatan jaringan di daerah yang padat pengguna internet. Sebagai salah satu daerah urban yang padat pengguna internet, Kelurahan Gedong Meneng menjadi bagian dari peningkatan kebutuhan tersebut. Teknologi 5G mampu menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi dengan kapasitas jaringan yang besar. Oleh karena itu, perencanaan jaringan 5G Non Stand Alone dapat mendukung kualitas layanan internet di daerah tersebut. Perencanaan jaringan dilakukan dengan dua metode yaitu SU-MIMO dan MU-MIMO dengan pendekatan Coverage Planning dan Capacity Planning dan menggunakan frekuensi 1800 MHz. Simulasi dilakukan dengan parameter SS-RSRP, SS-SINR dan Data Rate. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada Coverage Planning untuk parameter SS- RSRP metode SU-MIMO maupun MU-MIMO yaitu sebesar -73,18 dBm, kemudian untuk parameter SS-SINR metode SU-MIMO yaitu 35,26 dB dan metode MU-MIMO yaitu 44,29 dB, lalu untuk parameter Data Rate metode SU-MIMO yaitu 51,2 Mbps dan metode MU-MIMO yaitu 348,45 Mbps. Sedangkan untuk Capacity Planning untuk parameter SS-RSRP metode SU-MIMO maupun MU-MIMO yaitu sebesar -62,75 dBm, kemudian untuk parameter SS-SINR metode SU- MIMO yaitu 18,57 dB dan metode MU-MIMO yaitu 27,53 dB, lalu untuk parameter Data Rate metode SU-MIMO yaitu 32,31 Mbps dan metode MU-MIMO yaitu 279,1 Mbps. Hasil ini menandakan metode MU-MIMO memberikan keunggulan dari setiap parameter, sehingga lebih layak diterapkan dalam perencanaan 5G.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601050008

Keyword
Coverage Capacity 5G NSA SU-MIMO MU-MIMO