Perencanaan Fisik Lanskap Pesisir Berbasis Mitigasi Tsunami
(Studi Kasus : Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo,Kabupaten
Lampung Selatan, Provinsi Lampung)
Provinsi Lampung berada dekat zona subduksi Selat Sunda sehingga
memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap tsunami. Desa Suak,
Kecamatan Sidomulyo, merupakan salah satu wilayah pesisir yang
terdampak tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tahun 2018
dan berpotensi mengalami kejadian serupa. Penelitian ini bertujuan: (1)
mengidentifikasi tingkat kerentanan tsunami Desa Suak melalui
analisis spasial, dan (2) merumuskan perencanaan fisik lanskap
berbasis mitigasi untuk meminimalkan risiko. Metode perencanaan
lanskap Gold (1980) digunakan melalui tahapan persiapan,
inventarisasi, analisis, sintesis, dan perencanaan. Analisis spasial
menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan parameter
kelerengan, elevasi, jarak dari pantai, dan jarak dari sungai. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah pesisir Desa
Suak memiliki kategori kerentanan tinggi hingga sangat tinggi,
terutama pada area permukiman dekat garis pantai dan elevasi rendah.
Berdasarkan sintesis kerentanan tersebut disusun rencana perencanaan
lanskap pesisir berbasis mitigasi struktural dan non-struktural berupa
zonasi ruang penyangga pantai, pengembangan jalur dan titik evakuasi,
relokasi permukiman, tata hijau pelindung, serta penyediaan fasilitas
pendukung keselamatan. Perencanaan ini diharapkan meningkatkan
ketahanan masyarakat Desa Suak terhadap risiko tsunami melalui
penataan ruang yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601050005
Keyword
mitigasi tsunami, perencanaan lanskap, SIG, pesisi