RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI PENGKABUTAN OTOMATIS BERBASIS IOT MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY MAMDANI SEBAGAI OPTIMALISASI BUDIDAYA KANTONG SEMAR PADA KEBUN RAYA ITERA
Kantong semar sebagai tanaman karnivora endemik yang dilindungi memerlukan kondisi mikroklimat khusus meliputi kelembapan tanah, suhu, dan intensitas cahaya yang tepat. Tingginya sensitivitas kantong semar terhadap perubahan lingkungan dan terbatasnya sistem otomatisasi khusus menjadi urgensi pengembangan sistem ini.Penelitian berfokus pada sistem pengkabutan sebagai komponen kunci pengendalian mikroklimat. Sistem menggunakan sensor BH1750 untuk intensitas cahaya, sensor kelembapan tanah kapasitif, dan AHT20 untuk suhu. Komunikasi antar sensor menggunakan protokol ESP-NOW dengan arsitektur master-slave, dimana ESP32 menerima data sensor dari node ESP32C3 SuperMini dan ESP01 secara wireless dan kemudian mengirimnya via UART ke ESP32-S3 untuk mengelola LCD TFT berbasis SPI berisikan monitoring lokal tanpa ketergantungan internet dan mengatur aktivasi sistem pengkabutan melalui relay. Metode Logika Fuzzy Mamdani digunakan untuk mengevaluasi tiga parameter guna menghasilkan durasi pengkabutan optimal. Sistem dikembangkan dengan nama Nepenthes Environmental Smart Technology for Life Ecosystem (NESTLE) yang terintegrasi dengan sistem interface dan filtrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem NESTLE memiliki akurasi sensor sangat tinggi setelah kalibrasi, dimana Sensor AHT20 mencapai 99,86%, BH1750 mencapai 97,04%, dan Capacitive Soil Moisture rata-rata 97,00%. Tak hanya itu, algoritma Fuzzy Mamdani terbukti konsisten dengan error di bawah 5
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512300008
Keyword
Internet of Things (IoT) Konservasi Tanaman Kantong Semar (Nepenthes sp.) ESP-NOW ESP32 Logika Fuzzy Mamdani