(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Prarancangan Pabrik Dimetil Karbonat dari Metanol dan Karbon Dioksida dengan Kapasitas 88.000 Ton/Tahun


View/Open

Author
ADE, MAY TRIKUSI RAHMA SARI

Date Published
25 Jun 2026

Advisor
Ir. Mustafa, M.T.,
Calaelma Logys Imalia, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Kimia

Publisher


Dimetil karbonat merupakan salah satu bahan kimia intermediet yang digunakan di industri. Senyawa ini dimanfaatkan sebagai pelarut ramah lingkungan, bahan baku sintesis organik, komponen dalam produksi polikarbonat, aditif bahan bakar, serta bahan antara pada industri farmasi dan pestisida. Kebutuhan dimetil karbonat di Indonesia cukup tinggi, yang ditunjukkan oleh masih besarnya jumlah impor. Oleh karena itu, prarancangan pabrik dimetil karbonat ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pabrik dirancang dengan kapasitas produksi 88.000 ton/tahun dan beroperasi selama 330 hari/tahun serta 24 jam/hari. Lokasi pabrik direncanakan di Bontang, Kalimantan Timur. Proses produksi menghasilkan dimetil karbonat sebagai produk utama dan 2-pikolinamida sebagai produk samping melalui metode sintesis langsung dengan mereaksikan karbon dioksida dan metanol. Reaksi berlangsung di dalam reaktor tangki berpengaduk kontinu pada tekanan 30 atm dan temperatur 120°C dengan katalis serium dioksida. Bahan baku yang digunakan meliputi karbon dioksida sebesar 268.993,11 ton/tahun, metanol 61.134,80 ton/tahun, dan 2- sianopiridina 98.747,98 ton/tahun. Kebutuhan air pendingin sebesar 1.814.198,38 kg/jam. Unit utilitas memerlukan steam 5.132,25 kg/jam, energi listrik 6.938,50 kWh, udara tekan 69,13 kg/jam, dan bahan bakar 274,17 liter/jam. Evaluasi ekonomi menunjukkan nilai ROI setelah pajak sebesar 44,63%, POT 1,905 tahun, BEP 48,62%, SDP 20,70%, dan IRR 24,09%. Berdasarkan hasil tersebut, pabrik dimetil karbonat layak untuk didirikan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512290002

Keyword
dimetil karbonat karbon dioksida metanol sintesis langsung reaktor