Identifikasi Persebaran Bijih Besi Menggunakan Metode Geomagnet di Daerah Katingan, Kalimantan Tengah
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, untuk mengidentifikasi persebaran mineralisasi bijih besi menggunakan metode geomagnetik. Pengolahan data Total Magnetic Intensity (TMI) melalui koreksi IGRF, reduce to pole (RTP), dengan zona anomali positif tinggi yang mengindikasikan akumulasi mineral magnetik seperti magnetit. Pemodelan ke depan (forward modelling) pada lintasan A–A’ dan B–B’ menggunakan nilai suseptibilitas litologi berupa batupasir 0,001 SI, breksi 0,062 SI, tonalit sebagai batuan induk intrusi 0,307 SI, Hasil pemodelan menunjukkan distribusi litologi bawah permukaan yang konsisten dengan kondisi geologi daerah penelitian, serta mempertegas keberadaan zona suseptibilitas tinggi yang diinterpretasikan sebagai potensi endapan bijih besi pada kedalaman dangkal hingga menengah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512230001
Keyword
geomagnetik, bijih besi, anomali magnetik