(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah dan Ekstrak Cabai Merah Terhadap Telur Ayam Asin dengan Perbedaan Konsentrasi dan Lama Penyimpanan


Telur asin dibuat tujuan menghambat proses penguapan CO2 dan air pada telur. Namun, terdapat telur asin yang mengandung total bakteri melebihi batas standar. Sehingga, perlu pemberian ekstrak jahe merah dan cabai merah yang memiliki sifat antibakteri. Penelitian ini menganalisis adanya pengaruh variasi konsentrasi ekstrak dan variasi lama penyimpanan terhadap ALT, pH, protein, dan antioksidan. Perbedaan konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu kontrol(telur ayam asin), C50( ekstrak cabai merah 50%), J50 (ekstrak jahe merah 50%), C50+J50( ekstrak cabai 50% + ekstrak jahe merah 50%), C100 (ekstrak cabai merah 100), J100% (ekstrak jahe merah 100%), dan C100%+J100%(ekstrak cabai merah 100% + ekstrak jahe merah 100%). Faktor lama penyimpanan yang digunakan yaitu 3 hari , 7 hari, dan 10 hari. Hasil menunjukan pada uji pH telur ayam asin matang variasi konsentrasi ekstrak dan lama penyimpanan berpengaruh nyata dan ada interaksi, sedangkan pH pada telur ayam aisn mentah variasi konsentrasi ekstrak dan lama pentimpanan tidak berpengaruh nyata dan tidak ada interaksi. Pada uji antioksidan variasi konsentrasi ekstrak dan lama penyimpanan tidak signifikan tetapi memiliki interaksi . Pada uji protein variasi konsentrasi ekstrak dan lama penyimpanan berpengaruh nyata dan ada interaksi. Pada uji ALT variasi konentrasi ekstrak dan lama penyimpanan berpengaruh nyata dan ada interaksi. Pada keseluruhan uji didapati bahwa penambahan ekstrak jahe merah 100% memiliki hasil terbaik pada telur ayam asin.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512220022

Keyword
cabai merah jahe merah lama penyimpanan telur ayam telur asin