Identifikasi Lapisan Keras Menggunakan Metode Geolistrik 2D Konfigurasi Wenner-Schlumberger Untuk Perencanaan Infrastruktur di Daerah X, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya
Kabupaten Sorong merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat Daya yang mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 0,99 % dari tahun 2020 hingga 2024 yang mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Dalam perencanaan pembangunan infrastruktur diperlukan identifikasi lapisan keras untuk memperkuat pondasi dan meminimalisir risiko serta kegagalan dalam pembangunan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik dengan memanfaatkan resistivitas dalam menginterpretasikan litologi bawah permukaan, dan dikorelasikan dengan data pendukung berupa data bor. Data geolistrik yang digunakan terdiri dari empat lintasan dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan panjang masing masing lintasan 235 meter. Diperoleh hasil interpretasi litologi berupa breksi sebagai lapisan lunak dengan resistivitas13,2 sampai 100 Ωm, pasir sebagai lapisan sedang dengan dengan resistivitas 100 sampai 600 Ωm dan konglomerat sebagai lapisan keras dengan rentang resistivitas 600 sampai 2921 Ωm.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512160005
Keyword
Sorong Geolistrik 2D Resistivitas Wenner-Schlumberger Lapisan Keras