Perencanaan Jalan Rel Double Track Pada Lintasan KM 309+260 - KM 302+600
Daerah lampung merupakan jalur distribusi Batu-Bara, distribusi Batu-Bara pada PT Bukit Asam menggunakan transportasi kereta api. Hal tersebut dinilai cukup efisien sesuai dengan kemampuan kereta api yang mampu mengangkut penumpang maupun barang dalam jumlah besar dalam satu kali perjalanan, sehingga sangat efisien untuk transportasi massal dan distribusi logistik jarak menengah hingga jauh. Namun dalam hal keunggulan, kereta api pada sebuah jalur yang mengakibatkan jarak, beban dan kapasitas lintas yang terbatas. Perencanaan jalur Double Track memiliki keunggulan dalam menghadapi permasalahan terkait beban dan kapasitas lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui solusi terkait beban lintas yang diterima pada sebuah lintasan dengan menambah sebuah jalur Kereta Api (Double Track) tanpa merubah exsisting jalur yang telah ada. Perencanaan Trase jalur kereta api direncanakan berdasarkan faktor kenyamanan, keselamatan, keamanan, ekonomi, dan lingkungan. Pada perencanaan jalan rel menggunakan kelas jalan rel dengan kelasifikasi kelas I, lebar sepur 1067 mm dan panjang Trase 6,40 km. Jalan rel ini direncanakan dengan 4 lengkung Alinyement Horisontal menggunakan tipe lengkung Spiral Circle Spiral (jari jari 850 m) dan lengkung Full Circel (jari jari 1650 m). Perencanaan Alinyement Vertikal terapat 2 lengkung dengan jari-jari rencana 7000 m dengan nilai kelandaian sebesar 6,6‰. Kebutuhan material Struktur jalan rel yang dirancanakan terdiri dari Rel R60 (497 unit), Penambat elastic ganda (41.400 unit), Bantalan Beton (10.350 unit), Volume Balas (7,173 m^3), Volume Balas (15.897 m^3), Volume Galian (567.743 m^3), dan Volume Timbunan (205.269〖 m〗^3).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2512020007
Keyword