Analisis Pengaruh Perubahan Lahan Sawah Terhadap Produksi Tanaman Padi Tahun 2018-2024 Di Kabupaten Lampung Tengah
Perubahan tutupan lahan, terutama alih fungsi lahan pertanian menjadi area permukiman dan perkebunan, menjadi isu penting di Kabupaten Lampung Tengah. Kondisi ini berdampak langsung pada berkurangnya luas lahan sawah dan menurunnya potensi produksi padi, yang mengancam ketahanan pangan daerah, mengingat wilayah ini merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Lampung. Untuk itu, diperlukan pemantauan berkala menggunakan teknologi penginderaan jauh guna mengkaji dampak perubahan lahan terhadap produktivitas tanaman padi. Penelitian ini menggunakan citra satelit Sentinel-2A tahun 2018–2024 yang diklasifikasikan menggunakan algoritma Random Forest melalui platform Google Earth Engine (GEE), dengan validasi survei lapangan dan tingkat akurasi ≥85%. Analisis dilakukan terhadap perubahan luas lahan sawah dan produktivitas padi dengan pendekatan korelasi Pearson dan uji signifikansi. Hasil menunjukkan bahwa luas sawah mengalami fluktuasi, dengan penurunan pada tahun 2019 dan 2021 akibat alih fungsi lahan serta gangguan iklim seperti kekeringan, dan peningkatan pada tahun 2020, 2022 hingga 2024 karena intervensi program pemerintah seperti percepatan tanam dan optimalisasi lahan. Luasan terendah tercatat pada 2019 sebesar 24.249,0 ha dan tertinggi pada 2024 sebesar 32.336,8 ha. Produktivitas menunjukkan tren meningkat dari 4,66 ton/ha (2018) menjadi 5,70 ton/ha (2024). Hasil korelasi Pearson sebesar 0,9852 menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara luas lahan sawah dan produktivitas padi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2508290016
Keyword
Perubahan Tutupan Lahan Sawah Padi Google Earth Engine Random Forest Korelasi