Uji Aktivitas Antioksidan dan Antiinflamasi Nanopartikel Katekin Secara In Vitro
Katekin merupakan senyawa polifenol alami yang termasuk metabolit sekunder tanaman-tanaman tertentu dan termasuk penyusun golongan flavonoid. Potensi antioksidan katekin telah dibuktikan dengan nilai IC50 sebesar 6,5 ppm pada teh hijau, 13,59 ppm pada teh hitam, dan 27,73 ppm pada biji kakao jemur. Potensi antiinflamasi katekin telah dibuktikan dengan nilai %inhibisi sebesar 59,19% pada dosis 100 mg dan %inhibisi sebesar 33,57% pada dosis 10 mg katekin gambir secara in vivo. Katekin memiliki kekurangan yaitu biovailabilitas dan stabilitasnya yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan bioavailabilitas dan stabilitas katekin dengan membuat sediaan nanopartikel serta melihat aktivitas antioksidan dan antiinflamasi nanopartikel katekin. Pembuatan nanopartikel katekin dilakukan dengan metode Electrolyte self-assembly menggunakan variasi konsentrasi katekin. Hasil uji PSA menunjukkan katekin dapat diformulasikan kedalam sediaan nanopartikel dengan formula terbaik F4 menghasilkan ukuran partikel 440,7 nm, indeks polidispersitas 0,31, dan zeta potensial -13,967 mV. Uji antioksidan dan antiinflamasi dilakukan dengan metode DPPH dan BSA. Hasil uji antioksidan dan antiinflamasi menunjukkan nilai IC50 nanopartikel katekin yaitu 19,02 µg/mL dan 25,022 µg/mL. Hasil uji menunjukkan nanopartikel katekin memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang sangat kuat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2508290006
Keyword
Nanopartikel Katekin Antioksidan Antiinflamasi