(0721) 8030188    [email protected]   

Analisis Tingkat Pemahaman Pelajar Bagi Pengguna Jalan Terhadap Fungsi Rambu – Rambu Dan Marka Lalu Lintas Kota Bandar Lampung (Studi Kasus : Kecamatan Enggal)


Institut Teknologi Sumatera Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan kepatuhan pelajar terhadap fungsi rambu-rambu serta marka lalu lintas di Kota Bandar Lampung, dengan fokus pada Kecamatan Enggal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner pretest dan posttest kepada pelajar SMK N 4 Bandar Lampung, SMA YP Unila, dan SMK SMTI Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) di kalangan pelajar masih sangat rendah, hanya sekitar 4%. Lebih dari separuh pelajar (54%) mengaku sering berkendara melebihi batas kecepatan maksimal di kawasan perkotaan, dan 61% pernah mengalami kecelakaan lalu lintas, mayoritas saat mengendarai sepeda motor. Sebelum dilakukan sosialisasi, tingkat pemahaman pelajar terhadap rambu dan marka lalu lintas tergolong rendah, dengan rata-rata nilai pretest 60,26 untuk rambu dan 56,86 untuk marka. Setelah sosialisasi, nilai posttest meningkat signifikan menjadi 81,00 untuk rambu dan 78,26 untuk marka, masuk kategori tinggi/baik. Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan ini signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi dan edukasi lalu lintas secara terstruktur mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pelajar secara nyata. Rekomendasi yang diberikan antara lain integrasi materi lalu lintas dalam kurikulum, pelatihan keselamatan berkendara, serta fasilitasi pembuatan SIM kolektif untuk pelajar yang memenuhi syarat usia.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2508090012

Keyword
Pemahaman pelajar Rambu lalu lintas Marka jalan Kepatuhan berlalu lintas.