Krisis energi yang semakin mendesak, mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu sumber EBT yang potensial adalah biomassa, khususnya dari kayu kaliandra merah (Calliandra calothyrsus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pirolisis dan kadar perekat terhadap karakteristik biobriket arang kayu kaliandra merah dengan perekat tepung tapioka. Proses pirolisis dilakukan pada suhu 400 °C dan 500 °C dan kadar perekat 10