Asteroseismologi digunakan untuk mempelajari informasi yang terdapat di interior
bintang dengan mengukur frekuensi natural saat bintang mengalami vibrasi. Pada
tugas akhir ini dilakukan penurunan massa dan radius bintang serta identifikasi
mode vibrasi dominan untuk osilator mirip Matahari. Bintang yang digunakan
yaitu: KIC 6116048, KIC 7747078, dan TIC 1938383789. Data berupa kurva
cahaya yang diunduh secara online dari Mikulski Archive of Space Telescopes
(MAST) melalui pustaka Lightkurve dari Python. Analisis time series dengan
periodogram Lomb-Scargle dilakukan untuk mendeteksi frekuensi osilasi. Metode
2D auto correlation function (ACF2D) diaplikasikan pada spektrum osilasi untuk
mendapatkan parameter asteroseismik yaitu