(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Pemantauan Garis Pantai Menggunakan Citra Satelit Landsat Resolusi Rendah Di Pantai Pasir Putih, Lampung Selatan


Garis pantai adalah garis pertemuan antara daerah daratan dengan daerah perairan dimana posisinya tidak tetap sesuai dengan pasang tertinggi dan surut terendah. Perubahan garis pantai terjadi karena adanya indikasi abrasi (pengurangan lahan) dan akresi (penambahan lahan) di pantai yang disebabkan oleh banyak faktor. Penelitian ini akan berfokus pada perubahan garis pantai tahun 2010, 2015 dan 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengolahan data satelit Landsat 5, 7, dan 8 tahun 2010, 2015, dan 2021 pada setiap musim pada angin muson yang di overlay menjadi tumpukan shoreline untuk melihat laju perubahan garis pantainya dengan menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System). Metode analisis dengan menggunakan pendekatan NSM (Net Shoreline Movement) dan EPR (End Point Rate) yang menghitung jarak dan laju perubahan dari garis pantai tahun terlama hingga terbaru. Setiap musim mengalami perubahan garis pantai namun hanya musim peralihan I yang tidak mengalami abrasi lalu sisanya mengalami abrasi dan akresi. Musim dengan akresi terbesar adalah Musim Peralihan II dengan laju perubahan 3,45 meter/tahun dan jarak rata-rata perubahan 29,84 meter, musim peralihan II juga merupakan musim dengan tingkat abrasi paling tinggi dengan laju 2,12 meter/tahun dengan jarak rata-rata perubahan 23,43 meter. Sedangkan untuk musim dengan akresi terendah adalah pada musim timur dengan laju perubahan 1,61 meter/tahun dengan jarak rata-rata sebesar 8,75 meter. Musim barat di prediksi mengalami abrasi sejauh 52,89 meter dari garis pantai tahun 2021.Pada musim peralihan I diprediksi akan mengalami akresi sejauh 68,73 meter dari garis pantai tahun 2021. Selain itu, untuk musim timur diprediksi akan mengalami akresi sejauh 23,37 meter dari garis pantai tahun 2021, sedangkan untuk musim peralihan II dipresiksi akan mengalami akresi juga sejauh 15,10 meter dari garis pantai tahun 2021. Prediksi perubahan garis pantai terbesar 10 tahun kedepan adalah musim timur dengan penambahan garis pantai sejauh 68,73 meter dari garis pantai pada musim peralihan I tahun 2021.

Publisher


URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2208040005

Collection
Teknik Kelautan