(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Evaluasi Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Abrasi Terhadap Kerusakan Pantai (Studi Kasus : Pantai Padang Kota Padang Sumatera Barat)


Penanggulangan bencana abrasi di Kawasan Pantai Padang telah dilakukan sejak tahun 1969. Penanggulangan ini dilakukan karena pada tahun 1938 - 1969 terjadi penyusutan pantai di Kota Padang akibat abrasi sepanjang 67 meter dimana menyebabkan mundur nya posisi garis pantai ke arah darat. Pembuatan groin merupakan salah satu cara untuk meredam pengaruh energi gelombang laut untuk menjaga pantai dari abrasi di Pantai Padang. Penggunaan groin dalam 50 tahun terakhir dapat mengurangi penyusutan pantai, akan tetapi akibat dari abrasi di tahun 1938 - 1969 silam jarak antara gelombang pasang tertinggi dengan daratan menjadi sangat sempit. (Istijono, 2013). Untuk menjaga pantai yang sudah sempit tersebut dibutuhkan penelitian mengenai evaluasi penyelenggaraan penanggulangan bencana abrasi di sepanjang Pantai Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyelenggaraan penanggulangan bencana abrasi terhadap kerusakan pantai di Pantai Padang untuk melihat tingkat ketercapaian penyelenggaraanya. Dengan mengidentifikasi kebijakan dan bentuk penyelenggaraan penanggulangan bencana abrasi serta mengidentifikasi bobot nilai kerusakan pantai dan prioritas penanganannya di Pantai Padang, diharapkan dapat dilihat ketercapaian penyelenggaraan penanggulangan bencana abrasi apabila dibanding dengan kerusakan pantai di Pantai Padang.

Publisher


URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108180033

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota