(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Evaluasi Kinerja Bus Transit Pendukung Central Business District Kota Palembang (Studi Kasus Transmusi Koridor 1, 2, dan 7)


Kemajuan pembangunan yang terjadi di Kota Palembang mengakibatkan meningkatnya jumlah titik kemacetan di beberapa wilayah kota terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari akibat sistem transportasi yang kurang memadai. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah melakukan peningkatan penyediaan jumlah layanan transportasi massal. Saat ini bus transit (Transmusi) yang beroperasi belum begitu banyak digunakan oleh masyarakat, untuk menaikkan pelayanan yang ada pada pilihan moda transportasi umum ini maka perlu adanya evaluasi secara rutin terhadap pelayanan kepada pengguna bus transit tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan menggunakan analisis isi, cathment area halte, analisis operasional bus, analisis biaya operasional kendaraan (BOK), analisis ability to pay (ATP), analisis willingness to pay (WTP), dan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan transportasi dan implementasinya terhadap Transmusi pendukung Kota Palembang sudah cukup baik, tetapi perlu diadakan pengembangan terkait fasilitas penunjang BRT seperti jalur khusus bus dan fasilitas halte agar waktu tempuh perjalanan menggunakan Transmusi bisa lebih efektif dan efisien sehingga bisa meningkatkan load factor yang selama ini membuat pelayanan CBD belum maksimal. Lebih lanjut, operasional Transmusi khususnya pada trayek pendukung CBD Kota Palembang mengalami kerugian setiap tahunnya. Di sisi lain, tarif dinilai lebih tinggi sedangkan beberapa pelayanan yang ditawarkan dianggap masih kurang.

Publisher


URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108170017

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota