(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

DAMPAK EKONOMI DAN SOSIAL PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI KECAMATAN PAGELARAN UTARA KABUPATEN PRINGSEWU


Keterbatasan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni secara fisik dan bangunan mengakibatkan banyak masyarakat memiliki rumah tidak layak huni di Pedesaan, menjadi latar belakang permasalahan dalam penelitian ini. Kecamatan Pagelaran Utara merupakan penerima program BSPS terbesar di Kabupaten Pringsewu disebabkan banyaknya rumah tidak layak huni tercatat dari tahun 2016-2019, untuk itu pemerintah bertugas mengalokasikan dana dan biaya melalui program BSPS yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan daya beli bantuan pemerintah dalam program ini sebesar Rp.17.500.000,00 untuk pembangunan rumah secara keseluruhan sampai memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kesehatan penghuni sehingga penelitian ini memiliki tujuan “menganalisis dampak ekonomi dan sosial masyarakat sesudah adanya program BSPS di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode skoring diukur melalui 7 variabel ekonomi dan 10 variabel sosial. Hasil perhitungan yang didapatkan dalam penelitian ini persentase rata-rata nilai yang didapatkan dari variabel dampak ekonomi sebesar 67,674% masuk dalam kategori baik dan persentase rata-rata nilai yang didapatkan dari variabel dampak sosial sebesar 73,52% masuk dalam kategori baik sehingga secara persentase program ini bagus untuk dilanjutkan karena mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan mampu memperbaiki kualitas rumah. Kata kunci: Dampak Ekonomi, Dampak Sosial, program BSPS. Keterbatasan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni secara fisik dan bangunan mengakibatkan banyak masyarakat memiliki rumah tidak layak huni di Pedesaan, menjadi latar belakang permasalahan dalam penelitian ini. Kecamatan Pagelaran Utara merupakan penerima program BSPS terbesar di Kabupaten Pringsewu disebabkan banyaknya rumah tidak layak huni tercatat dari tahun 2016-2019, untuk itu pemerintah bertugas mengalokasikan dana dan biaya melalui program BSPS yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan daya beli bantuan pemerintah dalam program ini sebesar Rp.17.500.000,00 untuk pembangunan rumah secara keseluruhan sampai memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kesehatan penghuni sehingga penelitian ini memiliki tujuan “menganalisis dampak ekonomi dan sosial masyarakat sesudah adanya program BSPS di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode skoring diukur melalui 7 variabel ekonomi dan 10 variabel sosial. Hasil perhitungan yang didapatkan dalam penelitian ini persentase rata-rata nilai yang didapatkan dari variabel dampak ekonomi sebesar 67,674% masuk dalam kategori baik dan persentase rata-rata nilai yang didapatkan dari variabel dampak sosial sebesar 73,52% masuk dalam kategori baik sehingga secara persentase program ini bagus untuk dilanjutkan karena mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan mampu memperbaiki kualitas rumah. Kata kunci: Dampak Ekonomi, Dampak Sosial, program BSPS.

Publisher


URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2101060002

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota