Analisis Displacement Akibat Beban Time History Studi Kasus Gedung C Dan D ITERAThio Tilameo (21115051) / Ahmad Yudi, S.T., M.T. / Teknik Sipil, 2019Secara geologis Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Dengan kondisi diatas Indonesia menjadi salah satu negara yang sering mengalami gempa bumi baik tektonik maupun vulkanik. Penelitian dilakukan untuk menganalisis inter-story drifts, simpangan maksimum dan simpangan an... |
PERBANDINGAN ANALISIS KINERJA STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN METODE ANALISIS PUSHOVER BERDASARKAN ATC 40, FEMA 440, DAN ASCE 41-13 (STUDI KASUS: PROYEK GEDUNG BAPENDA DAN DISDUKCAPIL KOTA TANGERANG SELATAN)DAFFA ANANTA FATHONI / Siska Apriwelni, S.T., M.T. / Teknik Sipil, 2025Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan Spectrum Yang tinggi, sehingga evaluasi kinerja struktur bangunan menjadi aspek penting dalam perencanaan infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur Gedung Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Kependudukan dan ... |
Evaluasi Kinerja Seismik Gedung Beton Bertulang 5 Lantai Kategori Risiko IV Menggunakan Nonlinear Time History Analysis Berdasarkan ASCE 41-17 di Jakarta PusatGunawan Rianto / Siska Apriwelni, S.T., M.T. / Teknik Sipil, 2026Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif sehingga gempa bumi berisiko tinggi merusak fasilitas publik vital seperti gedung sekolah (Kategori Risiko IV). Perancangan tahan gempa masih banyak mengandalkan pendekatan linear yang belum menggambarkan respons dinamis nonlinear secara ek... |