REVITALISASI FUNGSI SOSIAL BUDAYA, ESTETIKA, DAN EKOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK TAMAN “HUTAN KOTA” WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNGNovia Putri / Dr. Ir. Citra Persada, M.Sc / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2018ABSTRAK Tugas Akhir ini mendiskusikan mengenai revitalisasi fungsi sosial budaya, estetika, dan ekologi Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik taman “hutan kota” Way Halim kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan kuantitat... |
Persepsi Masyarakat Terhadap Revitalisasi Pusat Kegiatan Olahraga dan Budaya (PKOR) Way Halim Sebagai Ruang PublikMutiarani Prastika (22115061) / Dr. Ir. Muhammad Irfan Affandi, M.Si. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2019Keberadaan ruang publik di suatu wilayah sangatlah penting untuk memberikan ruang sosial bagi masyarakat, yang mana ruang publik merupakan hak bagi setiap orang untuk memperoleh serta menikmatinya. Salah satu usaha Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mewujudkan ketersediaan ruang publik adalah deng... |
Analisis Pengaruh Revitalisasi Pasar Tradisional Terhadap Kesejahteraan Pedagang dan Minat Masyarakat BerbelanjaSiti Fabela Maulidiah (21115042) / Prof. Dr. Ir. Rizal Z. Tamin / Teknik Sipil, 2019Terjadi penurunan jumlah dari pasar tradisional akibat maraknya perkembangan pasar swalayan di DKI Jakarta. Dengan keunggulan-keunggulan pasar swalayan, masyarakat lebih memilih untuk berbelanja di pasar swalayan sehingga peristiwa ini berdampak pada penurunan kesejahteraan pedagang. Untuk meningkat... |
Tingkat Keberhasilan Program Revitalisasi Taman Merdeka sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik di Kota MetroSovi Karina Mulyani / Asirin, S.T., M.T., / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2024Penelitian ini membahas tingkat keberhasilan program revitalisasi Taman Merdeka sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Metro. Berdasarkan peraturan pemerintah yang menekankan pentingnya RTH dalam kota, Taman Merdeka akhirnya direvitalisasi untuk mengembalikan fungsinya sebagai ruang terbuk... |
Kajian Panduan Rancangan Revitalisasi Kawasan Pasar Metro Dengan Pendekatan City WalkVicha Ardani / Nela Agustin Kurnianingsih, S.T., M.T. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2024Kawasan perdagangan yang berada di Kecamatan Metro Pusat merupakan pusat ekonomi yang melayani skala kota dan regional. Kawasan perdagangan yang letaknya strategis menjadi salah satu wajah kota. Salah satu pasar yang berdiri sejak 1980 telah mengalami penurunan kualitas lingkungan. Belum lengkapnya ... |
Persepsi Pedagang Kaki Lima Terhadap Revitalisasi Kawasan Taman Segitiga Emas Kayu AgungR.H. Oktaviani / Yudha Rahman, S.T., M.T / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Pedagang Kaki Lima (PKL) terhadap revitalisasi yang dilakukan pemerintah pada kawasan Taman Segitiga Emas Katu Agung. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Method) dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap pedagang... |
Revitalisasi Stasiun Bersejarah: Menghidupkan Warisan Stasiun Belawan sebagai Ruang KetigaMuhammad Raihan Firdaus / Roy Candra P Sigalingging, M.Sc., Ph.D. / Teknik Arsitektur, 2025Revitalisasi Stasiun Belawan merupakan upaya untuk mengembalikan fungsinya sebagai pusat mobilitas transportasi publik dan ruang pertemuan masyarakat. Pendekatan ruang ketiga digunakan agar stasiun tidak hanya berperan sebagai tempat transit, tetapi juga menjadi ruang sosial dan ekonomi yang terbuka... |
Revitalisasi Taman Nasional Way Kambas Dengan Pendekatan Ekologi Arsitektur Sebagai Solusi Berkelanjutan Untuk Konservasi Gajah Dan Pemulihan Ekosistem HutanDITA ASRI PRATIWI / David Ricardo, S.T., M.T / Teknik Arsitektur, 2025Revitalisasi Taman Nasional Way Kambas yang berlokasi di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, dilatar belakangi oleh penurunan kualitas fasilitas konservasi, ketidak sesuaian ruang terhadap kebutuhan gajah Sumatera, serta minimnya fungsi edukatif dan perlindungan kawasan. Perancangan difokuska... |
Dampak Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau Taman Kota di DKI Jakarta Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat DKI Jakarta (Studi Kasus Tebet Eco Park, Taman Lapangan Banteng Dan Taman Hutan Kota GBK)Fadly Abdillah Fadjar / Asirin, S.T., M.T. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Revitalisasi merupakan sebuah upaya pemecahan masalah perkembangan kota secara intensif untuk menghidupkan atau merevitalisasi bagian – bagian kota. Dalam laman informasi jakartasatu.jakarta.go.id, ruang terbuka hijau (RTH) DKI Jakarta sebesar 33,33 juta meter persegi atau 33,33 kilometer persegi.... |
Arahan Revitalisasi Koridor Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor Melalui Pendekatan Livable StreetGIBRAN ABRAR ICHWAN / Muh. Abdi Danurja Rahman Aziz, S.T., M.R.K. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Koridor Jalan Jenderal Sudirman di Kota Bogor memiliki peran penting sebagai jalur bersejarah sekaligus ruang publik yang potensial untuk mendukung aktivitas masyarakat. Namun, kawasan ini mengalami berbagai permasalahan seperti ketidaknyamanan pejalan kaki, kurangnya fasilitas pendukung, serta menu... |
Revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Pematangsiantar sebagai RTH Taman Kecamatan dengan Pendekatan Sejarah KolonialPetrus Yosua Yosafat Hamonangan Siagian / Fran Sinatra, S.P., M.T / Arsitektur Lanskap, 2025Lapangan Merdeka Kota Pematangsiantar adalah RTH Taman Kecamatan pertama yang ada di pusat Kota Pematangsiantar, memiliki sejarah yang didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1915. Namun, Lapangan Merdeka di Kota Pematangsiantar mulai mengalami degradasi fungsi sebagai RTH dan fasilita... |
Pengembangan Kawasan Kota Tua Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung sebagai Kawasan Wisata Sejarah dengan Pendekatan Historic Urban LandscapeChristian Nathanael / Dr. Rein Susinda Hesty, S.Sos., M.Si / Arsitektur Lanskap, 2026Pengembangan kawasan Kota Tua di Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, merupakan upaya strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata sejarah kota. Kawasan ini memiliki jejak historis penting berupa bangunan kolonial, pola permukiman tradisional, ... |
PERANCANGAN KAWASAN BUDAYA DAN RESORT TERPADU (KABARET) MELALUI REVITALISASI SANGGAR TARI DI PANTAI SANGGAR - LAMPUNG SELATANRamlan Putra Albarra Tansyah / Hendra Frisky, S.T., M.Arch / Teknik Arsitektur, 2026Pantai Sanggar di Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi alam dan budaya yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata terpadu. Namun, pengembangannya belum sepenuhnya mengintegrasikan aspek pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. Perancangan kawasan budaya dan resort terpadu (KA... |
Revitalisasi Lanskap Klaster Eropa di Kecamatan Mentok, Kab. Bangka Barat dengan Pendekatan Historic Urban LandscapeAVI ISTIQOMAH JAPAR / Septi Maulidyah, S.T, M.T. / Arsitektur Lanskap, 2026Klaster Eropa di Kecamatan Mentok merupakan kawasan bersejarah dengan karakter lanskap kolonial yang khas, namun mengalami penurunan kualitas lingkungan dan perubahan fungsi ruang. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi lanskap yang dapat meningkatkan kualitas kawasan tanpa menghilangkan identitas... |
Revitalisasi Kawasan Bersejarah eks Kawedanaan di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dengan Pendekatan Community Based DesignPuspa Srikandi Nusantara / Septi Maulidyah, S.T, M.T. / Arsitektur Lanskap, 2026Kawasan eks Kawedanaan di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten merupakan kawasan bersejarah seluas ±4,21 hektar yang memiliki nilai penting bagi perkembangan sosial dan budaya masyarakat, meliputi bangunan eks Kawedanaan, Gedung Panjang, Alun-alun Menes, serta Tangsi. Kurangnya ru... |
Revitalisasi Motif Songket Palembang Dalam Visual Book Sebagai Aset Desain KontemporerJANUAR ARKHAN HAIDIR / Susi Susyanti, S.Ds., M.Ds. / Desain Komunikasi Visual, 2026Songket Palembang merupakan salah satu wastra tradisional Indonesia yang memiliki Nilai estetika filosofis dan identitas budaya yang kuat. Motif pada songket berfungsi sebagai Bahasa visual yang merepresentasikan nilai sosial, kepercayaan, serta pandangan hidup Masyarakat Palembang. Namun, perkemban... |
Perancangan Katalog Modest Wear Berbasis Motif Wastra Lampung sebagai Medium Revitalisasi BudayaAPRILIA MUTHIA WULANDARI / Dr. Sunarsih, S.S., M.A. / Desain Komunikasi Visual, 2026Wastra Nusantara sangatlah beragam salah satunya wastra Lampung yang memiliki nilai filosfis dan makna budaya yang tinggi. Namun, di tengah perkembangan globalisasi pemahaman dan minat generasi muda terhadap wastra Lampung menurun akibat pergeseran budaya serta terbatasnya media referensi visual edu... |
Revitalisasi Lanskap Berbasis Tanaman Inang dan Nektar Sebagai Upaya Konservasi di Taman Kupu-Kupu Gita PersadaClarissa / Zulvita Amanda, S.T., M.Ars.L / Arsitektur Lanskap, 2026Kupu-kupu berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sebagai penyerbuk alami dan indikator kualitas lingkungan. Namun, penurunan kualitas vegetasi serta keterbatasan tanaman inang dan penghasil nektar di Taman Kupu-Kupu Gita Persada (TKGP) menyebabkan menurunnya keanekaragaman kupu-kupu d... |
Revitalisasi Lanskap Sekolah Alam Bandung dengan Pendekatan Nature-based Learning sebagai Sarana Pembelajaran di Alam TerbukaPUTRI NAJWA MARICAR / Ina Winiastuti Hutriani, S.P., M.Ars.L. / Arsitektur Lanskap, 2026Sekolah Alam Bandung (SAB) merupakan sekolah alternatif yang memanfaatkan alam sebagai ruang belajar utama. Meskipun SAB memiliki konsep pendidikan berbasis alam yang kuat, kondisi tapak sekolah masih menghadapi sejumlah permasalahan yang cukup signifikan, seperti kontur curam dengan limpasan air hu... |
PERANCANGAN REVITALISASI EKS-TPA BAKUNG MENJADI RUANG TERBUKA PUBLIK BERBASIS EXPERIENTIAL LANDSCAPERamanda Mutikhatul Karomah / Ar. Roy Candra P. Sigalingging, M.Sc., Ph.D. / Teknik Arsitektur, 2026TPA Bakung merupakan tempat pemrosesan akhir sampah utama di Kota Bandar Lampung yang mengalami berbagai permasalahan lingkungan, seperti penurunan kualitas visual kawasan, pencemaran lingkungan, serta rendahnya pemanfaatan ruang pascaoperasional. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya revitali... |
Revitalisasi Pasar KogaVeronica Dwi Jacinda / Ar. Adelia Enjelina Matondang, S.T., M.T. / Teknik Arsitektur, 2026Pasar tradisional selama ini hanya dipandang sebagai ruang transaksi. Pandangan sempit ini membuat banyak proyek revitalisasi yang selama ini dilakukan gagal. Bangunannya diperbaiki, fasilitas diperbarui, tetapi kehidupan sosialnya tidak kembali. Pasar hanya dipandang sebagai tempat ekonomi berjalan... |
REVITALISASI PPI DERMAGA BOM KALIANDA: INTEGRASI PERIKANAN DAN KULINE DENGAN PENDEKATAN INTERCONNECTED SPACELINDA AULIA ARDILA / Ir. Widi Dwi Satria, S.T., M.T. / Teknik Arsitektur, 2026Kecamatan Kalianda merupakan kawasan peruntukan perikanan di Lampung Selatan yang memiliki potensi ekonomi besar melalui Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Dermaga Bom. Namun, saat ini kawasan tersebut mengalami penurunan fungsi operasional, kerusakan fasilitas fisik, serta memiliki kerentanan tinggi t... |
Revitalisasi Kawasan Setu Babakan dengan Pendekatan Sense of Place pada Lanskap Budaya Betawi di Jakarta SelatanRidha Nurmayanti / Septi Maulidyah, S.T, M.T. / Arsitektur Lanskap, 2026Setu Babakan merupakan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi yang ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 92 Tahun 2000. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat pelestarian Budaya Betawi sekaligus ruang terbuka hijau publik, namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa kuali... |
Arahan Konsep Revitalisasi Taman Wisata Alam Punti Kayu Kota Palembang Berdasarkan Livabilitas Pada Ruang PublikM. Rafli Kurniawan / Muh. Abdi Danurja Rahman Aziz, S.T., M.R.K. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2026Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu merupakan kawasan ruang terbuka hijau dan wisata alam perkotaan di Kota Palembang yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan rekreasi. Namun, kondisi kawasan saat ini menunjukkan penurunan kualitas livabilitas yang ditandai dengan kurang optimalnya pemeliharaan fas... |
Revitalisasi lapangan Mulyojati Sebagai Pusat Aktivitas Masyarakat Di Metro BaratHENDRIK ADI SANJAYA / Zulvita Amanda, S.T., M.Ars.L / Arsitektur Lanskap, 2026Ruang publik terbuka memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan masyarakat perkotaan karena berfungsi sebagai wadah interaksi sosial, aktivitas budaya, olahraga, serta pengembangan ekonomi warga. Kota Metro sebagai salah satu pusat pendidikan dan perdagangan di Provinsi Lampung memerlukan ru... |
Revitalisasi Taman Ki Hajar Dewantara Kota Metro untuk Mewujudkan Ruang Publik InteraktifALIYAA RAHMANI ARDIAN / Cipta Vidyana, S.Pd., M.Ars. / Arsitektur Lanskap, 2026Taman Ki Hajar Dewantara merupakan ruang terbuka publik di Kota Metro yang berpotensi dikembangkan sebagai ruang publik interaktif. Namun, kondisi eksisting menunjukkan fungsi taman belum optimal, ditandai dengan kondisi fasilitas dan utilitas yang kurang terawat, sistem drainase yang belum baik seh... |