PENGARUH FREKUENSI PERJALANAN DAN PASSING TONNAGE PADA PENGOPERASIAN GAPEKA 2025 TERHADAP NILAI TRACK QUALITY INDEX (TQI) (STUDI KASUS: LINTAS STASIUN BEKASI-STASIUN CIKARANG)HILLEL NISCALA HANDOJO / Nurwanda Sari, S.T., M.T / Teknik Perkeretaapian, 2025Seiiring dengan meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api, tentunya kualitas dari jalan rel harus dipastikan dalam kondisi laik. Salah satu tolak ukur dari kondisi atau kualitas jalan rel adalah nilai Track Quality Index (TQI). TQI merupakan nilai yang diperoleh dari hasil pengukuran kereta ukur ... |
EVALUASI KEKUATAN DAN KETAHANAN REL DAN BANTALAN BETON AKIBAT BEBAN BERULANG PADA JALUR KERETA API (STUDI KASUS : STASIUN SUKAMENANTI - STASIUN TANJUNGKARANG)ADITYA HAQ / Ir .Wendy Aritenang, M. Sc., Ph.D. / Teknik Perkeretaapian, 2026Penelitian ini mengevaluasi kekuatan dan umur rel tipe R.54 dan R.60 berdasarkan analisis tegangan, momen lentur, serta kelelahan akibat beban berulang kereta api. Perhitungan meliputi tegangan dasar, tegangan izin, dan momen maksimum pada rel serta bantalan beton K-500. Umur rel diperkirakan menggu... |
Pengaruh Ketidaksesuaian Geometri Lengkung Horizontal Terhadap Timbulnya Head Check (Studi Kasus: Lengkung Horizontal No 7 Km 4+675 - 4+987 Petak Sukamenanti -Garuntang).AHMAD IKHSAN FUADI / Ir. Febriyadi, S.T., M.T. / Teknik Perkeretaapian, 2026Defect (cacat) pada rel merupakan salah satu permasalahan utama pada konstruksi jalan rel, mengingat rel sebagai komponen struktur utama rentan mengalami kerusakan akibat kontak langsung dengan roda sarana. Salah satu jenis kerusakan yang umum terjadi adalah head check, yang timbul akibat kontak ant... |