(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

IDENTIFIKASI ZONA BLANK SPOT UNTUK KEBUTUHAN MENARA TELEKOMUNIKASI DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH


Kabupaten Lampung Tengah memiliki 356 buah menara telekomunikasi dari 13 operator sebagai layanan untuk menunjang kelancaran dalam berkomunikasi dan berbagi informasi. Dengan luas wilayah 4.789,82 km2 dan jumlah menara sebanyak 356 buah seharusnya cukup untuk memenuhi layanan masyarakat dalam berkomunikasi dan berbagi informasi di Kabupaten Lampung Tengah. Namun, pada kenyataannya di Kabupaten Lampung Tengah masih terdapat daerah yang sulit untuk menjangkau sinyal. Salah satu faktor dari sulit terjangkaunya sinyal adalah letak menara yang tidak merata yang menyebabkan tidak tercakupnya jangkauan menara di daerah tertentu atau dalam kasus lain sering disebut dengan blank spot area. Oleh karena itu, penelitian ini dibuat untuk mengetahui sebaran blank spot area sehingga dapat mengidentifikasi zona kebutuhan menara telekomunikasi di Kabupaten Lampung Tengah sehingga dapat menjadi acuan dalam penentuan lokasi Menara di Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan analisa buffer untuk mengetahui area jangkauan menara telekomunikasi. Setelah didapatkan area yang terjangkau menara selanjutnya dilakukan digitasi pada daerah yang tidak terjangkau menara atau zona blank spot. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berupa peta zona blank spot area dengan total luas 56.059,055Ha.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108250022

Collection
Teknik Geomatika