(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

KAJIAN PERKEMBANGAN LAHAN TERBANGUN KOTA BANDAR LAMPUNG


Pertumbuhan jumlah penduduk selalu meningkat setiap tahunnya. Hal ini didukung dengan data dari Badan Pusat Statistik bahwa jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 1980 adalah 147 juta jiwa dan terus meningkat hingga mencapai 261 juta jiwa pada tahun 2018. Pertumbuhan jumlah penduduk yang relatif selalu meningkat, akan mengakibatkan adanya peningkatan aktivitas dan kebutuhan ruang untuk beraktifitas. Hal tersebut akan memicu adanya peningkatan kebutuhan lahan untuk menjadi tempat beraktivitas dan tempat bermukim yang dapat mengekspansi lahan vegetasi menjadi lahan terbangun. Perkembangan lahan terbangun merupakan salah satu ciri fisik suatu perkembangan kota.Kota Bandar Lampung merupakan ibukota Provinsi Lampung yang memiliki posisi yang strategis dan merupakan kota pelabuhan yang mempunyai jaringan transportasi yang mempercepat hubungan dengan kabupaten atau provinsi lain baik dengan darat maupun laut. Hal tersebut dapat menjadi penarik penduduk untuk beraktivitas dan menetap di Kota Bandar Lampung. Meskipun penelitian mengenai perkembangan lahan terbangun telah banyak dilakukan namun belum pernah dilakukan di Kota Bandar Lampung baik secara fisik, demografi, ekonomi,dinamika pembangunan maupun faktor yang mempengaruhi perkembangan lahan terbangun tersebut dari tahun 1982 – 2019. Oleh karena itu perlu adanya penelitian mengenai hal tersebut.Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah Deduktif Kualitatif dan Kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan lahan terbangun Kota Bandar Lampung dari tahun 1982 sampai 2019 meningkat sangat pesat seiring dengan peningkatan demografi, ekonomi, dinamika pembangunan dan terutama secara fisikny yang mengarah dari bagian Selatan Kota Bandar Lampung ke bagian Utara, Barat Laut, Tenggara,Timur dan Timur Laut Kota Bandar Lampung.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2011260001

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota