STUDI PENDANGKALAN EMBUNG DI ITERA DENGAN PENGUKURAN BATIMETRI DAN TERESTRIS (STUDI KASUS: EMBUNG D ITERA)MUHAMMAD ISMAIL SOLEH / Agung Pandi Nugroho, S.T., M.T. / Teknik Geomatika, 2025Embung D merupakan salah satu infrastruktur konservasi air di ITERA yang fokusnya difungsikan sebagai tempat konservasi air, pemanfaatan untuk ruang terbuka hijau dan lokasi pembibitan. Seiring waktu, embung dapat mengalami pendangkalan akibat akumulasi sedimen yang masuk dari daerah tangkapan air, ... |
Pengukuran Topografi Teliti Untuk Kebutuhan Pembuatan Peta Utilitas Bawah Permukaan TanahKELVIN BUDI DAME SEPTIAN HASUGIAN / Lea Kristi Agustina, S.T., M.Eng. / Teknik Geomatika, 2025Ketidaktahuan posisi pasti utilitas bawah tanah seringkali menimbulkan kerusakan, keterlambatan proyek, hingga potensi bahaya keselamatan kerja. Oleh karena itu, pengukuran topografi yang teliti dan terintegrasi dengan teknologi deteksi bawah tanah menjadi solusi yang diperlukan. Penerapan alat ukur... |
STUDI PERBANDINGAN UKURAN GEDUNG LABORATORIUM TEKNIK 1 (GLT-1) INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA BERDASARKAN DATA DESAIN MENGGUNAKAN METODE TERESTRIS DAN METODE FOTOGRAMETRIM. FADHIL ADRIANSYAH / Zulfikar Adlan Nadzir, S.T., M.Sc. / Teknik Geomatika, 2026Penelitian ini dilakukan untuk menghitung selisih ukuran antara kondisi aktual dan data desain Gedung Laboratorium Teknik 1 Institut Teknologi Sumatera serta membandingkan metode terestris dan fotogrametri. Pemilihan metode pengukuran yang tepat diperlukan untuk memperoleh hasil yang optimal dari se... |
Analisis Volume Timbunan Berdasarkan Survei Terestris serta Potensi Pelindian Logam dari Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) di PLTU SebalangSEFTIANA APRILIA / Yuni Lisafitri, S.P., M.Si. / Teknik Lingkungan, 2026Fly ash dan bottom ash (FABA) merupakan limbah hasil pembakaran di PLTU yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Keterbatasan data kuantitatif terkait volume timbunan aktual FABA menjadi kendala dalam upaya pemanfaatannya sebagai sumber daya sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengana... |