(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

PERANCANGAN AQUATIC CENTRE LAMPUNG


Proyek perancangan Aquatic Center dilatarbelakangi karena Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PON XII pada tahun 2024. Aquatic Center harus memiliki fasilitas kolam renang yang berstandar internasional, diantaranya: kolam kompetisi, kolam loncat indah, dan kolam pemanasan serta dilengkapi dengan kolam rekreasi. Bangunan Aquatic Center yang dirancang dengan pendekatan arsitektur bioklimatik. Pendekatan arsitektur bioklimatik merupakan suatu rancangan yang merespon iklim daerah tersebut yang berdampak pada penghematan konsumsi energi bangunan. Penerapan arsitektur bioklimatik pada rancangan bangunan ini terletak pada penggunaan material khususnya untuk penerangan alami ruangan, penghawaan natural dan pemanfaatan air hujan (rainwater harvesting) yang mendukung penghematan penggunaan air. Perancangan ini juga memperhatikan masalah antara lain sirkulasi, struktur, visibilitas, keamanan, dan kenyamanan pengguna Aquatic Center. Bangunan ini terletak di lahan seluas ±80.000 m² yang dapat menampung ±5.000 penonton. Pada ruang luar terdapat beberapa fasilitas berupa parkiran, plaza, dan taman. Bangunan Aquatic Center ini memiliki bentang lebar yang memungkinkan pemakaian ruang yang bebas kolom untuk mengakomodasi kenyamanan pengunjung pertandingan dalam menyaksikan pertandingan. Kata kunci: Aquatic Center; FINA; Bioklomatik; Lampung The background of the Aquatic Center project was designed, because Lampung Province will host PON XII in 2024. The Aquatic Center must have swimming pool facilities with international standard, this includes competition pool, diving pool, and heating pool and equipped with a recreational pool. The Aquatic Center building was designed with a bioclimatic architectural approach. The bioclimatic architectural approach is a design that responds to the climate of the area which has an impact on saving the building's energy consumption. The application of bioclimatic architecture in the design of this building lies in the use of materials, natural lighting of the rooms, natural ventilation and rainwater harvesting facilities which supports saving water. This design also pays attention to issues such as circulation, structure, visibility, security, and user comfort of the aquatic center. This building is located on the area of ±80,000 m² which can accommodate ±5,000 spectators. In the outdoor, there are several facilities in the form of parking, plazas, and parks. This Aquatic Center building has a wide span that allows the use of column-free space to accommodate the comfort of visitors to watch the match. Keywords: Aquatic Center; FINA; Bioclomatic; Lampung

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2111230035

Collection
Student Dissertations