(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Implikasi Infrastruktur Transportasi Terhadap Perkembangan Kota dan Rencana Tata Ruang Wilayah (Studi Kasus: Kabupaten Lampung Selatan)


Infrastruktur Transportasi dapat menjadi media dalam memfasilitasi interaksi keruangan antar wilayah dan menjadi peran penting untuk mendukung proses perkembangan suatu wilayah. Berupa jalan tol, pelabuhan dan bandara diidentifikasi dapat melahirkan pembangunan pusat-pusat kegiatan, seperti terjadi pertumbuhan kawasan permukiman, industri, perdagangan dan jasa sehingga tersebut memicu perkembangan kota yang digambarkan melalui bertambahnya lahan terbangun, peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi melalui PDRB unit sektor, terutama pada sektor yang dianggap menjadi penyumbang PDRB untuk pertumbuhan kota secara fisik dari lahan non terbangun menjadi lahan terbangun diantaranya adalah sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, sektor Konstrukri, Sektor Transportasi dan Pergudangan, sektor Real Estate, sektor Jasa Perusahaan. Selain itu melalui bertambahnya bertambahnya lahan terbangun akan berimplikasi pada penyimpangan rencana peruntukkan lahan yang berlaku di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga perlu dilakukan identifikasi kondisi perkembangan kota (lahan terbangun, jumlah penduduk dan ekonomi) sekaligus kesesuaian dan penyimpangan peruntukan lahan terbangun terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan dengan metode analisis spasial dan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui menggambarakan bagaimana implikasi infrastruktur transportasi terhadap perkembangan kota (lahan terbangun, jumlah penduduk, dan ekonomi) dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108200005

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota